Cara Mengajari Bayi Berenang Ini Bisa Membuatnya Trauma

DokterSehat.Com – Mengajari bayi berenang sejak dini memang sebuah niat yang bagus untuk dilakukan oleh orang tua. Pada usia ini, bayi memang cenderung suka bermain-main dengan air sehingga diharapkan bisa membuatnya lebih cepat mahir berenang. Sayangnya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Swim England dan juga Royal Life Saving Society di Inggris baru-baru ini mengungkapkan fakta bahwa sebagian orang tua ternyata mengajari anaknya berenang dengan cara yang berbahaya dan bisa menyebabkan trauma pada buah hatinya.

doktersehat-renang-keluarga

Dilansir dari laman Independent, disebutkan bahwa kebiasaan menceburkan anak ke dalam air berulang kali seperti yang dilakukan oleh sebagian orang tua sangatlah berbahaya untuk dilakukan. Para ahli dari kedua organisasi yang disebutkan sebelumnya bahkan secara keras menentang cara pengajaran berenang bagi bayi atau balita pada beberapa kelas yang memaksa mereka untuk mencari cara untuk menyelamatkan diri di kolam renang.

Francoise Freedman, salah seorang pakar kesehatan di bidang antropologi medis yang berasal dari University of Cambridge, Inggris, dan juga pakar olahraga renang pada bayi mengingatkan bahwa cara mengajar bayi berenang dengan cara memaksa mereka mengapung pada kolam renang akan membuat trauma yang luar biasa pada bayi. Bahkan, andai bayi kemudian berhasil mengapung dan kita memujinya, hal ini tetap tidak akan membantu menghilangkan trauma yang sudah terlanjur ada dalam ingatan mereka.

Paul Thompson, pakar kesehatan yang berasal dari Water Babies, menyebutkan bahwa masih banyak orang tua yang mengajari bayi berenang dengan “teknik menyelamatkan diri”. Yang menjadi masalah adalah, cara ini memiliki resiko tinggi membuat bayi panik dan tenggelam. Meskipun diawasi oleh orang tua atau ahli, bayi tetap saja akan merasa ketakutan. Jika hal ini terus dilakukan, bisa jadi trauma pada bayi akan muncul dan membuatnya takut pada air.