Cara Memandikan Bayi Untuk Pemula

DokterSehat.Com – Memandikan si kecil yang baru lahir untuk pertama kali rasanya bisa saja seperti tugas yang sangat mengerikan terutama jika si kecil terus menggeliat, bergerak,dan juga sama barunya dengan saat mandi bagi anda. Sebelum anda mulai memandikan si kecil, pikirkan bagaimana cara anda akan melakukannya sebelum benar-benar praktek memandikan si kecil. Ingat juga bahwa sekali anda dan si kecil sudah terbiasa, saat mandi akan menjadi salah satu kegiatan rutin yang kalian sukai.

doktersehat-bayi-mandi

Untungnya, memandikan si kecil tidak sesulit mempelajari ilmu tentang roket, anda hanya perlu melepaskan pakaian si kecil, menggendongnya dalam air hangat, dan memakaikan kemabali bajunya. Satu-satunya kesulitan yang akan anda hadapi adalah si kecil yang terus menggeliat dalam pelukan anda.

Bagaimana cara anda menggendong si kecil dengan lembut namun kokoh dengan satu tangan yang penuh sabun, membuka botol shampoo atau membentangkan handuk dengan tangan yang satunya? Dan bagaimana jika si kecil termasuk bayi yang sangat tidak menikmati saat mandinya?
Mandi bisa menjadi salah satu pengalaman indah bagi Anda dan si kecil (atau Nenek dan Kakek) yang akan kalian tunggu-tunggu, dengan si kecil yang akan dengan senang hati memercikan air hangat di dalam bak air hangat. Tapi saat mandi juga bisa jadi saat ketika si kecil berteriak marah dan menendang dengan keras karena keberatan saat merasakan sensasi udara yang menyentuh kulitnya, sentuhan asing dari handuk yang mengeringkan tubuhnya, keanehan air yang mengalir, gema dari kamar mandi, dan bau sabun.

Jika si kecil benar-benar tidak suka dimandikan, maka anda tidak perlu memandikannya. Lakukan saja metode top and tail atau ajaklah si kecil saat anda mandi, anda mungkin akan membutuhkan bantuan orang lain saat pertama kali melakukannya. Pastikan suhu airnya lebih rendah dibandingkan air hangat yang biasa anda gunakan, dan lepaskan terlebih dulu pakaian anda, baru pakaian si kecil. Peluk erat si kecil dan masuklah kedalam bathtub, secara perlahan biarkan si kecil merasakan air menyentuh kulitnya sembil berbaring dengan aman di pelukan anda yang membimbingnya.

Cara memandikan bayi

  1. Siapkan semua alat mandi (sabun, sampo, waslap, dan lain sebagainya), bentangkan handuk di tempat tidur, siapkan popok bersih dan bajunya.
  2. Isi bak mandi bayi dengan air hangat (32ºC) sampai 2–3 inci (sekitar 10 cm).
  3. Buka pakaian bayi di atas tempat tidur, lalu bawa ke bak mandi (Tips: jika si kecil selalu nangis setiap kali dimandikan, biarkan ia tetap memakai popoknya. Ini akan memberinya perasaan aman di air).
  4. Secara bertahap, masukkan dulu bagian kaki bayi. Satu tangan menopang leher, kepala hingga punggung. Siramkan (dengan tangan) air hangat ke tubuh bayi berulangkali, agar ia tidak kedinginan.
  5. Gunakan sabun lembut dan pakailah sehemat mungkin, jangan terlalu banyak (terlalu banyak akan membuat kulit bayi kering). Usapkan tangan (atau pakai waslap) ke sabun lalu usapkan ke seluruh bagian tubuh bayi. Dari atas, depan, belakang dan bawah. Jika ada kotoran mata di sudut mata atau lubang hidungnya, seka beberapa kali untuk melembutkannya sebelum dibasuh. Bagian genitalnya adalah bagian yang harus sering dibersihkan.
  6. Setelah penyabunan selesai, bilas tubuh bayi dengan mengalirkan air ke seluruh bagian tubuh dan lap tubuhnya dengan waslap kering. Lalu angkat bayi, dengan tangan kiri menopang bagian kepala dan leher dan tangan kanan Anda menopang pantatnya (jemari menggenggam pahanya).
  7. Letakkan bayi di atas handuk yang sudah dibentangkan, dan keringkan tubuhnya. Jika masih ada kulit ari yang menempel sejak ia lahir, gunakan cairan pembersih tubuh (lotion) bayi.
Baca Juga:  Apa Penyebab Amblyopia?

Tapi itu sebenarnya kulit yang nanti juga akan hilang sendiri, pakaikan popoknya (tak perlu diberi bedak), kenakan pakaiannya dan berilah ia kecupan saying di keningnya.
Seminggu pertama atau lebih, sampai sisa tali pusat putus dan udelnya sembuh (tidak lagi meradang), inilah saatnya menggunakan spons mandi dan waslap basah. Bersihkan wajah dan tangannya lebih sering dan bersihkan area genitalnya setiap kali ia berganti popok.

Setelah sisa tali pusat mengering dan lepas dengan sendiri maka area udel tidak lagi meradang, inilah saat dimana Anda bisa menggunakan bak mandi. Kalau tubuh bayi kecil, gunakan saja baskom besar atau bak mandi ukuran kecil daripada menggunakan ukuran yang standar. Ketika pertama kali memandikan bayi Anda pasti akan merasa ngeri, memegang bayi yang beregerak-gerak, basah dan licin karena sabun membutuhkan pembiasaan dan kepercayaan diri. Jadi tetaplah tenang dan pertahankan pegangan yang kuat pada bayi.

Pada beberapa bayi, air hangat dapat sangat menjadi menenangkan mereka. Jika seperti ini, maka biarkan saja ia berlama-lama di sana. Sementara bayi lain, ada yang menjadi menangis setiap kali dimandikan (ketika mulai maupun setelah selesai). Kalau bayi Anda termasuk yang jenis ini, maka menjaga suhu kamar tetap hangat menjadi sangat penting.
Jangan tinggalkan bayi di bak mandi sendirian, bahkan untuk semenit pun. Jika bel pintu atau telepon berbunyi dan Anda merasa panggilan itu harus direspon, angkat bayi dan selimuti ia dengan handuk kering dan gendonglah. Bayi bisa tenggelam meski hanya di dalam air setinggi 1 inci (3-4 cm), dalam waktu kurang dari 60 detik.