Cara-cara Untuk Meningkatkan Kadar Hormon Testosteron

Dokter Sehat – Testosteron adalah hormon stereoid dari kelompok androgen yang berperan penting bagi kesehatan, baik pada pria maupun wanita. Rata-rata pria dewasa menghasilkan sekitar 20 kali lebih banyak dibandingkan wanita. Kadar testosteron akan mencapai puncaknya ketika masih berusia muda dan akan terus menurun saat seseorang mulai memasuki usia 30 tahun.  Testosteron juga berperan penting untuk menjaga otot dan tulang agar tetap kuat, serta menjaga kadar lemak tetap rata. Selain perubahan fungsi seksual serta menurunya massa otot dan kepadatan tulang, rendahnya testosteron bisa menyebabkan berbagai jenis masalah kesehatan.



Cara-cara yang dapat meningkatkan testosterone :

1. Menurunkan Berat Badan
Lemak tubuh berlebihan dapat menurunkan kadar testosterone, menurut sebuah studi bahwa 75 persen laki-laki yang sangat gemuk, baik muda ataupun tua, memiliki kadar testosteron yang rendah. Jadi, solusi yang tepat untuk meningkatkan kadar testosterone adalah dengan cara menurunkan berat badan.

2. Minum Kopi
Kopi dapat meningkatkan kadar testosteron. Dengan meminum 170 gram cangkir kopi setiap hari selama sebulan dapat meningkatkan rasio testosteron menjadi estrogen hampir sebanyak 200 persen pada pria yang berkelebihan berat badan meskipun efeknya tidak tahan lama. Ada baiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsinya.

3. Tingkatkan Asupan Vitamin D
Vitamin D sebenarnya juga merupakan hormon, orang yang mempunyai kadar vitamin D yang tinggi, kadar testosteronnya lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang kadar vitamin D nya rendah. Pria dengan kadar testosterone rendah yang di beri suplemen vitamin D setiap hari selama setahun maka akan mengalami kenaikan kadar testosterone sebesar 20 persen. Vitamin D dapat mengubah testosterone ke estrogen, dimana pada saat yang sama membuat resptor pada kelenjar andrenal yang melepaskan hormone testosterone jadi lebih sensitif.

Baca Juga:  Apa Benar, Alergi Pada Anak Justru Harus Dilawan?

4. Mengatasi stes
Bila seseorang stres, maka tubuhnya akan melepaskan hormon stres kortisol dalam jumlah yang banyak. Hal inilah yang dapat menghambat peran dari hormon testosterone. Ketika kadar kortisol tetap tinggi yang dialami orang dalam keadaan stres maka kemampuan untuk mereproduksi akan semakin sulit. Namun, efek hormon kortisol akan berkurang seiring dengan menurunya tingkat stres yang di alami oleh seseorang.

5. Cukup Tidur
Pria yang sudah berumur 64-74 tahun dapat menaikkan kadar testosteron dengan tidur malam yang cukup. Semakin lama mereka tidur, semakin banyak pula hormon testosteron yang beredar dalam darah mereka. Kurang tidur dapat menurunkan kadar testosteron. Kurang tidur selama seminggu saja bisa dapat menurunkan kadar testosteron hingga 15 persen.

6. Olahraga
Olahraga selain dapat menjaga kebugaran juga dapat meningkatkan kadar testosteron. Kadar testosteron akan tetap tinggi selama 48 jam ke depan setelah selesai melakukan latihan angkat beban. Namun, jangan terlalu berlebihan dalam melakukan olahraga, karena olahraga berlebihan dapat menurunkan kadar testosteron sebesar 40 persen.

7. Makan Kacang
Kacang-kacangan seperti Almond, kacang Brasil, Walnut dan kacang tanah dapat menigkatkan produksi testosteron, lemak dari kacang tersebut memiliki kadar testosteron yang sangat tinggi. Kadar asam aspartat 1 dari 20 asam amino penyusun protein yang tinggi dalam kacang-kacang tersebut dapat meningkatkan produksi hormon testosteron dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh.