Cara Aman Keluarkan Racun dalam Tubuh

Doktersehat.com –  Idealnya tubuh perlu dibersihkan dari racun-racun yang biasanya berasal dari makanan berkolesterol tinggi, makanan mengandung lemak jenuh atau makanan/minuman lain yang mungkin mengandung zat berbahaya.



Ahli  diet mengatakan detoks adalah cara memperbaiki kembali sistem pencernaan Anda. Sebab sistem pencernaan yang terganggu juga akan melemahkan kondisi fisik Anda serta mudah jatuh sakit. Dokter dan ahli gizi, Christine Gerbstadt, MD, penulis buku The Doctor’s Detox Diet, menyarankan membersihkan system pencernaan selama tiga sampai lima hari beberapa kali dalam setahun.

Menghilangkan racun dari tubuh, atau biasa disebut detoksifikasi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Namun hal ini menjadi sulit karena tubuh suka lemas jika sedang melakukan detoks. Padahal Anda tak harus hanya minum jus sayur dan buah saja saat detoks. Anda bisa mengasup makanan lain juga. Berikut cara diet detoks yang aman tanpa kelaparan.

1. Perbanyak cairan
Air akan membersihkan sistem tubuh dengan menjaga ginjal, liver, usus, dan limfa bekerja dengan baik. Minumlah air sebanyak dua liter setiap hari ditambah satu atau dua cangkir teh. Ada cara untuk mengetahui apakah kita sudah cukup mengonsumsi cairan, yakni jika kita bisa buang air kecil tiap beberapa jam sekali dan warna urin tidak pekat.

2. Kurangi kalori
Bila biasanya Anda mengonsumsi sekitar 1.800 kalori, kali ini kurangi sedikit menjadi sekitar 1.400 – 1.600 kalori. Meski dikurangi tetapi tubuh tetap berenergi. Jika Anda menguranginya sampai 1.200 kalori tubuh akan mulai membakar otot bukannya lemak. Selain itu kita juga beresiko kekurangan vitamin.

3. Mulai dengan sarapan sehat
Banyak orang merasa tak punya waktu untuk sarapan.  Padahal melewatkan sarapan bisa membuat kita kelaparan sepanjang hari. Pilih menu sarapan yang sehat seperti oatmeal, roti gandum, atau telur orak-arik.

Baca Juga:  Diet Sehat Selama Bulan Puasa

4. Perbanyak sayuran
Untuk makan siang dan makan malam, konsumsi smoothie sayuran. Blender beberapa jenis sayuran sekaligus ditambah buah untuk mendapatkan sedikit rasa manis dan protein (putih telur, tahu, atau yogurt plain). Kombinasi ini akan memberikan Anda vitamin, mineral, fitokemikal, dan antioksidan yang dibutuhkan. Satu porsi smoothie ini mengandung sekitar 300 kalori sehingga Anda perlu meminumnya 2-3 kali dalam sehari.

5. Tambahkan protein
Tentu saja terkadang segelas smoothie tidak cukup memberi energi jika Anda sedang diburu tengat pekerjaan. Tambahkan sumber protein tanpa lemak ke dalam piring Anda, misalnya ikan, ayam tanpa kulit, atau kacang-kacangan.

6. Hindari makanan ini
Selama program detoks ini, hindari makanan yang mengandung gula yang disaring, tepung dan nasi, daging tinggi lemak, susu (kecuali tanpa lemak), serta semua jenis soda dan alkohol.

7. Bergeraklah
Mungkin Anda merasa kurang bertenaga untuk melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, tetapi olahraga dengan intensitas rendah sebaiknya tetap dilakukan untuk menjaga sirkulasi darah sehingga proses pengeluaran toksin lebih lancar.

8. Jangan takut gluten
Meski sekarang ini sedang tren pola makan bebas gluten, tetapi Dr.Gerbstadt mengatakan bahwa biji-bijian utuh sebenarnya membantu kita mengeluarkan racun dari tubuh dengan cara menghilangkan kolesterol.

Dari berbagai sumber