Cara Agar Hubungan Intim Pertama Kali Bisa Lancar

DokterSehat.Com – Setelah melakukan acara pernikahan, banyak pasangan baru yang akan melakukan kegiatan yang bisa membuat jantung berdegup kencang atau bahkan merasakan kegugupan, yakni berhubungan intim. Hubungan intim suami istri bukanlah sekadar hubungan badan yang ditujukan untuk mendapatkan keturunan, hubungan intim adalah hal yang sakral dan bisa mempengaruhi keharmonisan rumah tangga. Untuk memastikan bahwa hubungan intim pertama kali bisa berjalan dengan lancar, kita bisa melakukan beberapa tips berikut ini.

doktersehat-pasangan-couple-pelumas-organ-vital-wanita

Banyak pasangan muda yang berpikir bahwa seks akan menjadi hal yang sangat memuaskan dan mendapatkan kepuasan batin layaknya berada dalam nirwana. Kita ternyata tidak diperbolehkan mengharap terlalu tinggi pada hubungan intim mengingat hubungan intim pertama kali seringkali justru akan berlangsung dengan keraguan dan kekakuan yang justru bisa membuat rasa canggung dan kecewa alih-alih mendapatkan orgasme yang sangat diharapkan. Ingatlah bahwa pasangan yang baru saja melakukan hubungan intim masih belum memiliki keahlian dalam melakukan hal ini sehingga bisa menyebabkan kekeewaan. Seiring dengan waktu dan pengalaman, hubungan intim memang akan berlangsung dengan lebih baik dan membuat kedua belah pihak semakin nyaman. Namun, jangan biarkan ekspektasi tinggi pada malam pertama justru akan membuat keharmonisan hubungan memburuk.

Saat melakukan hubungan intim pertama kali, kedua belah pihak pasangan sebaiknya mempertimbangkan keamanan alih-alih kepuasan. Biasanya, baik suami atau istri tidak memiliki pengalaman yang baik untuk melakukan hubungan intim sehingga beresiko menyebabkan rasa sakit yang tentu harus diperhatikan oleh kedua belah pihak sehingga hubungan pun bisa dilakukan dengan lebih nyaman di kemudian hari.

Hubungan intim pertama kali juga sebaiknya dilakukan dengan rasa santai meskipun banyak pasangan muda yang mengaku sangat gugup, tegang, hingga ketakutan bahwa pasangannya akan kecewa dengan tubuh atau kekuatan fisiknya. Cobalah untuk lebih santai dan melakukan banyak obrolan pada pasangan. Berusahalah untuk jujur akan apa yang dirasakan dan mencoba mengambil nafas yang panjang sehingga hubungan intim pun akan dilakukan dengan lebih nyaman.