Cara Agar Anak Stop Tidur Larut Malam

DokterSehat.Com – Menjaga si kecil memang merupakan tantangan bagi setiap orang tua, ada saja problema yang harus dihadapi oleh orang tua dalam mendidik anak. Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh orang tua adalah masalah jam tidur malam. Bagi anak-anak, tidur malam tepat pada waktunya adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Jika hal ini tidak dilakukan dengan benar, maka kebiasaan buruk ini akan berlanjut hingga dia dewasa bahkan akan merusak jam tidurnya.



Dalam kasus ini sebenarnya orang tualah yang memiliki peranan terpenting. Bahkan menurut pendiri Center for Pediatric Slepp Disorders, Dr. Richard Ferber sebenarnya ini adalah kesalahan orang tua yang tidak menjaga konsistensi dan keteraturan waktu tidur anak. Pada kasus kebanyakan, keteraturan dan konsistensi ini biasanya gagal dilakukan pada saat anak menginjak usia tiga bulan. Jika ini masalahanya, lantas apakah yang harus dilakukan oleh orang tua untuk menjaga agar si kecil selalu tidur tepat waktu?

Berikut ini saran Dr. Ferber sesuai apa yang ditulisnya dalam buku Solve Your Children’s Sleep Problems :

  • Jadwal yang konsisten
    Waktu jadi faktor penentu, ujar Dr. Ferber. Orangtua sebaiknya konsisten soal jam tidur. Kalau memang anak ingin tidurnya tidak larut malam, jangan biarkan mereka tidur siang terlalu lama. Terapkan juga waktu tidur tersebut pada Anda, agar anak bisa mencontohnya.
  • Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman
    Konsistensi juga perlu diterapkan dalam lingkungan tidur anak. Hal ini untuk mencegah anak merasa asing dengan suasana kamarnya ketika dia tiba-tiba bangun di malam hari. Menurut Dr. Ferber, jangan lagi percaya pada mitos kalau manusia bisa tidur nyenyak sepanjang malam. Faktanya kita kerap bangun beberapa kali dalam semalam dan itu juga terjadi pada anak, ujarnya.

    Orangtua yang datang padaku dengan permasalahan sulit tidur biasanya suka memberi anak-anak mereka makan atau minum terus-menerus di malam hari, ujar Dr. Ferber. Kebanyakan anak-anak diberi makan atau minum (susu) saat berusia lima bulan dan seterusnya, tambahnya. Aktivitas itu akan sangat berdampak pada pola tidur anak.

  • Hindari memberi makan yang tidak perlu di malam hari
    Orangtua yang datang padaku dengan permasalahan sulit tidur biasanya suka memberi anak-anak mereka makan atau minum terus-menerus di malam hari, ujar Dr. Ferber. Kebanyakan anak-anak diberi makan atau minum (susu) saat berusia lima bulan dan seterusnya, tambahnya. Aktivitas itu akan sangat berdampak pada pola tidur anak.
  • Jujur
    Tips keempat ini masih berhubungan dengan tips kedua. Untuk menciptakan lingkungan dan suasana tidur yang nyaman, orangtua juga harus jujur pada anak. Dr. Ferber menekankan, jangan keluar diam-diam dari kamar anak setelah mereka tidur. Kalau memang Anda ingin meninggalkannya, biarkan anak melihatnya.

    Kebanyakan kasus yang terjadi, anak akan bangun di tengah malam dan melihat orangtuanya tidak ada, di situlah permasalahan muncul, tutur Dr. Ferber. Oleh karena itu ditekankannya, jujurlah pada anak sejak awal.

  • Patuhi rutinitas atau jadwal yang sudah dibuat
    Rutinitas atau jadwal yang sudah dibuat oleh Anda, sebaiknya juga diterapkan oleh anggota keluarga lainnya yang membantu menidurkan anak. Misalnya sebelum tidur, anak dibacakan cerita dan lampu dimatikan, semua pihak harus menerapkan rutinitas tersebut. Konsistenlah hal yang penting, tegasnya.