Cacingan

DokterSehat.Com – Cacingan merupakan masalah kesehatan yang perlu penanganan serius terutama di daerah tropis khususnya Indonesia,karena cukup banyak penduduk menderita kecacingan. Penyakit ini dapat mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh terhadap penyakit dan terhambatnya tumbuh kembang anak, karena cacing mengambil sari makanan yang penting bagi tubuh, misalnya protein, karbohidrat dan zat besi yang dapat menyebabkan anemia. serem kan teman-teman?

doktersehat-virus-zika-anak-sakit-persendian-otot-cacingan-sakit

Banyak orang menganggap penyakit cacingan sebagai penyakit sepele, tapi asal sahabat ketahui, selain anemia cacingan bisa menyebabkan IQ Loss. Apa itu IQ Loss? IQ Loss adalah menurunnya kemampuan berfikir yang salah satunya disebabkan oleh kekurangan nutrisi, penyebabnya adalah nutrisi yang dibutuhkan oleh otak dikuras habis oleh cacing-cacing yang ada dalam tubuh kita, akibatnya otak akan kering dan pertumbuhan neuron akan terhambat. hal ini sangat berpengaruh pada prestasi belajar anak.

Selain menyerang anak-anak, penyakit cacingan tidak menutup kemungkinan untuk menyerang orang dewasa, hal ini disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Adapun cacing yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia ialah:

  • Cacing Gelang (Ascaris lumbricoides)
  • Cacing Cambuk (Trichuris trichiura).
  • Cacing Kremi (Enterobius vermicularis atau Oxyuris vermicularis)
  • Cacing Tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale)
  • Trematoda

1. Cacing Gelang
Cara penularan penyakit cacing gelang adalah melalui telur matang yang tertelan. Dalam usus halus telur akan menetes, dan keluar larva yang dapat menembus usus, mengikuti aliran darah menuju jantung kanan lalu ke paru. Larva merangsang laring sehingga terjadi batuk dan dapat masuk ke dalam saluran cerna melalui kerongkongan. Larva menjadi cacing dewasa di dalam usus halus. Nggak bayangin kan teman-teman? Betapa mengerikannya cacing ini.

Gejala penyakit cacing gelang:

  • Rasa tidak enak pada perut
  • Kejang perut, diselingi dengan diare
  • Kehilangan berat badan
  • Demam
Baca Juga:  Anorexia Nervosa dan Obsesi Ingin Kurus

2. Cacing Cambuk
Daur hidup cacing cambuk mirip dengan daur hidup cacing gelang, hanya pada cacing cambuk tidak ada siklus paru. Jadi cacing langsung nembus ke perut tanpa melewati paru-paru dan tenggorokan.

Gejala penyakit cacing cambuk:

  • Nyeri di ulu hati
  • Kehilangan nafsu makan
  • Diare
  • Anemia

3. Cacing Kremi
Cara penularan penyakit cacing kremi adalah melalui telur yang tertelan. Larva menetas dalam usus, yang kemudian menembus dan tumbuh dalam mukosa usus menjadi dewasa. Cacing dewasa akan mengembara ke sekitar dubur dan bertelur.

Gejala penyakit cacing kremi:

  • Gatal disekitar dubur terutama pada malam hari
  • Gelisah dan sukar tidur.

4. Cacing Tambang
Cara penularan penyakit cacing tambang adalah melalui larva cacing yang terdapat di tanah yang menembus kulit (biasanya diantara jari-jari kaki), cacing ini akan berpindah ke paru kemudian ke tenggorokan dan akan tertelan masuk saluran cerna.

Gejala penyakit cacing tambang

  • Gangguan pencernaan berupa mual, muntah, diare dan nyeri di ulu hati
  • Pusing, nyeri kepala
  • Lemas dan lelah
  • Gatal di daerah masuknya cacing
  • Anemia

Cacing masuk tubuh manusia dengan berbagai cara. Bisa dari telur, larva atau karena makan daging.

Pencegahan Penyakit Cacingan

  • Hati-hati bila maka makanan mentah atau setengah matang terutama  pada tempat-tempat di mana sanitasi masih kurang
  • Masak bahan makanan sampai matang
  • Infeksi cacing tambang bisa dihindari dengan selalu mengenakan alas kaki.
  • Gunakan desinfektan setiap hari di tempat mandi dan tempat buang air besar.