Buspirone – Dosis, Indikasi, Peringatan

Buspirone

Nama: Buspirone
Sediaan: Tablet 5 mg, Tablet 7,5 mg, Tablet 10 mg, Tablet 15 mg, Tablet 30 mg
Nama dagang: BuSpar, Buspirex, Bustab, LinBuspirone
Kelas: Agen antiansietas, Antiansiolitis, Nonbenzodiazepin

Buspirone adalah obat yang digunakan untuk merawat pasien dengan anxiety disorder (gangguan kecemasan). Buspirone juga digunakan sebagai antidepresan untuk gangguan depresi yang cukup parah.

Dosis dan Indikasi untuk Dewasa
Untuk gangguan kecemasan
0-15 mg/hari PO dibagi setiap 8-12 jam; dapat ditingkatkan setiap 2-3 hari dengan 5 mg/hari sampai 15-30 mg/hari PO dibagi setiap 8-12 jam; tidak melebihi 60 mg/hari

Untuk terapi penghentian Merokok
30-60 mg/hari PO untuk 9-13 minggu; mulai 2-3 minggu sebelum tanggal berhenti

Dosis Modifikasi

  • Gangguan ginjal: Tidak dianjurkan untuk pasien dengan gangguan berat
  • Gangguan hati: Tidak dianjurkan untuk pasien dengan gangguan berat

Dosis dan Indikasi untuk Anak-anak
Untuk Generalized Anxiety Disorder

  • Pra-remaja: 2,5-5 mg PO setiap hari; dapat meningkatkan dosis 2,5 mg setiap 3-4 hari; tidak melebihi 20 mg/hari
  • Remaja: 5-10 mg PO qDay; dapat ditingkatkan 5 mg/hari interval setiap minggu jika diperlukan; tidak melebihi 60 mg/hari dibagi setiap 8-12 jam

Dosis Modifikasi

  • Gangguan ginjal: Tidak dianjurkan untuk pasien dengan gangguan berat
  • Gangguan hati: Tidak dianjurkan untuk pasien dengan gangguan berat

Efek samping
Frekuensi kejadian >10%

  • Pusing (12%)

Frekuensi kejadian 1-10%

  • Mengantuk (10%)
  • Mual (8%)
  • Sakit kepala (6%)
  • Gugup (5%)
  • Penglihatan kabur (2%)
  • Kebingungan (2%)
  • Diare (2%)
  • Terlalu Semangat (2%)
  • Insomnia (2%)
  • Mialgia (1%)
  • Mati rasa (2%)
  • Paresthesia (1%)
  • Ruam (1%)
  • Tremor (1%)
  • Kelemahan (2%)
  • Hidung tersumbat (1%)
  • Sakit tenggorokan (1%)
  • Nyeri spesifik dada (1%)
  • Tinnitus (1%)
  • Gangguan mimpi(1%)

Efek samping dengan kejadian <1%

  • Akatisia
  • Reaksi alergi
  • Anorexia
  • Memar
  • Galaktorea
  • Gagal jantung
  • Ketidakteraturan menstruasi
  • Ide bunuh diri
  • Keadaan pingsan (sinkop)
  • Alopesia (kebotakan)
  • Eosinofilia
  • Edema
  • Ketidaksanggupan mengatur kencing (enuresis)
  • Peningkatan tekanan bola mata
  • Gangguan visual
  • Perdarahan rektum
  • Fotofobia (takut cahaya)
  • Dystonia

Peringatan
Kontraindikasi

  • Hipersensitivitas

Perhatian

  • Jangan gunakan untuk kegelisahan
  • Tidak akan mencegah penarikan dari ansiolitis lain, seperti benzodiazepine
  • Dapat menyebabkan gangguan motorik kognitif
  • Sindrom gelisah terkait dengan terapi
  • Penggunaan pada kerusakan ginjal/hati berat tidak dianjurkan
  • Penggunaan dengan inhibitor MAO dapat mengakibatkan reaksi hipertensi (tidak dianjurkan)

Kehamilan dan Menyusui
Keamanan untuk kehamilan: kategori B.

Jenis kategori obat untuk kehamilan:

  • Kategori A: Secara umum dapat diterima, telah melalui penelitian pada wanita-wanita hamil, dan menunjukkan tidak ada bukti kerusakan janin
  • Kategori B: Mungkin dapat diterima oleh wanita hamil, telah melalui penelitian pada hewan coba namun belum ada bukti penelitian langsung pada manusia.
  • Kategori C: Digunakan dengan hati-hati. Penelitian pada hewan coba menunjukkan risiko dan belum ada penelitian langsung pada manusia
  • Kategori D: Digunakan jika memang tidak ada obat lain yang dapat digunakan, dan dalam kondisi mengancam jiwa.
  • Kategori X: Jangan digunakan pada kehamilan.
  • Kategori NA: Tidak ada informasi

Pada ibu menyusui, tidak diketahui apakah obat memasuki ASI,tidak direkomendasikan.