Bulimia Nervosa – Definisi dan Penyebab

doktersehat-bulimia-nervosa-anoreksia

DokterSehat.Com– Bulimia Nervosa adalah gangguan makan secara psikologis yang ditandai dengan makan berlebih dalam satu waktu yang diikuti dengan periode pengendalian berat badan yang tidak seharusnya, seperti memuntahkan makanan, puasa, penggunaan enema, penggunaan obat pencahar dan diuretik berlebihan, atau berolahraga kompulsif.

Bulimia cenderung berkembang di akhir masa kanak-kanak atau dewasa awal. Gangguan makan ini lebih sering memengaruhi perempuan daripada laki-laki. Orang dengan bulimia sering melakukan perilaku secara rahasia, merasa jijik dan malu ketika mereka makan berlebih, namun lega setelah mereka membersihkan. Orang dengan bulimia biasanya memiliki berat badan dalam kisaran normal untuk usia dan tinggi badan mereka. Namun, mereka mungkin takut akan terjadinya kenaikan berat badan, memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, dan mungkin merasa tidak puas dengan tubuh mereka.

Penyebab Bulimia Nervosa

Penyebab pasti dari bulimia tidak diketahui, tetapi penelitian menunjukkan bahwa kombinasi dari sifat-sifat tertentu dari kepribadian, emosi, dan pola berpikir, serta faktor biologis dan lingkungan mungkin bertanggung jawab. Para peneliti juga percaya bahwa gangguan makan ini dapat dimulai dengan ketidakpuasan tubuh seseorang dan kekhawatiran ekstrem dengan ukuran dan bentuk tubuh. Biasanya individu yang menderita bulimia memiliki harga diri yang rendah dan takut menjadi gemuk. Fakta bahwa bulimia cenderung berjalan dalam keluarga juga menunjukkan bahwa kerentanan terhadap gangguan ini mungkin dapat diturunkan atau diwariskan.

Penyebab bulimia tidak jelas, tetapi mungkin hasil dari kombinasi genetik, perilaku keluarga, nilai-nilai sosial seperti mengagumi badan yang kurus, dan hal-hal lain dapat menempatkan seseorang pada risiko.

Risiko bulimia meningkat jika orangtua, saudara perempuan, atau saudara sedarah memiliki kondisi tersebut. Tapi riwayat keluarga ini mungkin hanya sebagian dari penyebabnya.

Peristiwa kehidupan yang penuh stres seperti pindah rumah, perceraian, atau kematian orang yang dicintai dapat memicu bulimia pada beberapa orang.

Banyak perempuan muda, seperti di perguruan tinggi atau sekolah tinggi, memiliki sikap yang tidak sehat terhadap makanan dan bagaimana mereka melihat tubuh mereka. Faktor sosial, mereka dapat mendorong perilaku yang merusak seperti diet ekstrem dan makan berlebih lalu melakukan penurunan berat badan besar-besaran. Keyakinan dan perilaku ini tidak normal atau sehat. Jika sudah sampai tahap seperti itu, gangguan makan membutuhkan pengobatan. Wanita yang memulai sangat membatasi diet mereka dalam rangka untuk menurunkan berat badan yang berisiko untuk bulimia.

Bulimia adalah kondisi fisik dan psikologis yang kompleks. Pemulihan bulimia membutuhkan perawatan yang dapat membantu Anda mengubah perilaku dan juga berkaitan dengan sikap dan perasaan yang menyebabkan Anda berada dalam kondisi gangguan ini.

Bulimia Nervosa – Halaman Selanjutnya: 1 2