kirim artikel kesehatan
kontak kami
direktori rumah sakit indonesia

Buah delima berpotensi untuk mengurangi resiko kanker prostat

Share Artikel ini melalui: Twitter Facebook MySpace Digg Digg friendster wordpress technorati
Diterbitkan pada tanggal 14 - 07 - 2010 | 2 komentar

DokterSehat.com-Efek anti kanker prostat dari buah delima dan ekstraknya dihubungkan dengan penghentian enzim yang ada dalam hati yang dapat memicu kancer.

Buah delima, merupakan sumber antioksidan, diketahui dapat meningkatkan kesehatan jantung, baru-baru ini penelitian menunjukkan bahwa buah tersebut juga dapat mengurangi resiko kanker prostat. Penelitian terbaru juga menunjukkan sebuah peran dalam memelihara kesehatan sendi dengan menghambat hilangnya cartilage.

Antioksidan yang ada dalam delima pada umumnya masuk pada kelompok ellagitannin seperti puncicalagin dan punicalin, yang memberikan setengah dari kemampuan antioksidan buah tersebut. Senyawa tersebut dilaporkan ada di belakang keuntungan kesehatan tersebut.

Dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry disebutkan bahwa senyawa ellagitannin di dalam delima dapat menghambat aktivitas sitokrom P450 1B1, yang merupakan ensim yang biasa diekspresikan dengan jumlah yang sangat banyak pada kanker manusia.

Sumber

Efek anti kanker prostat dari buah delima dan ekstraknya dihubungkan dengan penghentian enzim yang ada dalam hati yang dapat memicu kancer.

Buah delima, merupakan sumber antioksidan, diketahui dapat meningkatkan kesehatan jantung, baru-baru ini penelitian menunjukkan bahwa buah tersebut juga dapat mengurangi resiko kanker prostat. Penelitian terbaru juga menunjukkan sebuah peran dalam memelihara kesehatan sendi dengan menghambat hilangnya cartilage.

Antioksidan yang ada dalam delima pada umumnya masuk pada kelompok ellagitannin seperti puncicalagin dan punicalin, yang memberikan setengah dari kemampuan antioksidan buah tersebut. Senyawa tersebut dilaporkan ada di belakang keuntungan kesehatan tersebut.

Dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry disebutkan bahwa senyawa ellagitannin di dalam delima dapat menghambat aktivitas sitokrom P450 1B1, yang merupakan ensim yang biasa diekspresikan dengan jumlah yang sangat banyak pada kanker manusia.

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 5.8/10 (9 votes cast)
VN:F [1.9.17_1161]
Rating: +1 (from 1 vote)
Buah delima berpotensi untuk mengurangi resiko kanker prostat, 5.8 out of 10 based on 9 ratings




Artikel Sejenis

2 komentar | beri komentar

  1. avatar comment-top

    apakah buah delima ini juga dapat menyembuhkan…ato hanya unnuk pencegahannya saja…??

    jika memank bisa untuk menyembuhkan berapa dosis yang di anjurkan untuk di konsumsi per harinya??

    apa tanda2 kanker itu telah sembuh…???

    trims….

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 2 Thumb down 0

    comment-bottom
  2. avatar comment-top

    jika buah delima bisa mnegatasi kanker..
    gimana cara mngkonsumsinya ?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Memberi Komentar