Buah-buahan dan Penderita Penyakit Ginjal

DokterSehat.com – Semenjak kita berada di sekolah dasar, kita telah diajari tentang asupan gizi yang sebaiknya kita penuhi setiap harinya. Metode asupan gizi yang bernama empat sehat lima sempurna ini telah berusaha dimasyarakatkan oleh pemerintah melalui berbagai penyuluhan dan promosi yang cukup gencar di zaman orde baru. Empat sehat lima sempurna itu sendiri dapat berupa sebagai asupan karbohidrat, protein, sayur-sayuran yang kemudian dilengkapi dengan susu dan buah-buahan. Khusus untuk buah-buahan, tidak semua masyarakat Indonesia mendapatkan kemewahan untuk mengkonsumsi makanan ini setiap hari.



Dengan adanya paradigm yang menunjukkan bahwa buah-buahan memberikan asupan gizi yang sangat baik bagi tubuh, maka masyarakat pun sering percaya bahwa saat seseorang menderita suatu penyakit, maka asupan buah pun akan ditingkatkan agar penyakit tersebut cepat sembuh. Namun ternyata, tidak semua jenis sakit yang diderita oleh seseorang itu akan terbantu kesembuhannya dengan adanya asupan dari buah-buahan, malah kemungkinan penyakit tersebut dapat membahayakan kondisi penyakit tersebut atau bahkan menjadi lebih parah. Penyakit tersebut adalah penyakit ginjal.

Asupan buah-buahan tidak baik bagi penderita penyakit ginjal karena alasan yang sederhana, yakni buah-buahan memiliki unsur air yang cukup banyak. Sementara itu, di dalam air tersebut terdapat kandungan  asam yang dapat membahayakan penderita penyakit ginjal.

Asupan asam yang berlebihan dapat memperberat sistem kerja ginjal, apalagi bagi ginjal yang sudah berada dalam kondisi yang lebih buruk jika dibandingkan dengan orang sehat. Jika kita tetap memaksakan kinerja ginjal dengan memberikan asupan buah-buahan yang banyak mengandung asam ini, maka ada kemungkinan ginjal dapat mengalami peradangan, infeksi, atau bahkan pengkristalan yang berujung pada batu ginjal.

Melihat hal ini, kita harus rajin berkonsultasi pada pakar kesehatan akan asupan apa saja yang dapat diberikan bagi penderita sakit ginjal. Hal ini dimaksudkan agar kondisi ginjal harus semakin membaik, bukannya memburuk karena kondisinya yang harus bekerja lebih memaksakan diri menangani asupan yang berasal dari buah-buahan.