Bra Ketat Ternyata Kurang Baik Bagi Kesehatan

DokterSehat.Com – Belakangan ini, kita banyak melihat debat diantara kaum hawa yang mempermasalahkan apakah mempergunakan bra itu sehat bagi tubuh atau tidak. Banyak yang berkata bahwa bra bisa membuat area dada dan pundak selalu tertekan sepanjang waktu dan bahkan bisa mempengaruhi tulang belakang. Di sisi lain, bra juga bisa menjadi penahan dada yang efektif sehingga postur tubuh yang baik pun bisa terjaga. Banyak kaum hawa yang memakai bra dengan tujuan membuat tampilannya menjadi lebih baik. Bra yang ketat bisa membuat payudara menjadi lebih berisi sehingga kesan cantik dan seksi pun bisa didapatkan. Hanya saja, bra ketat ini ternyata bisa memberikan masalah kesehatan yang cukup krusial.



Bra yang ketat tentu saja berpengaruh pada tekanan yang terjadi pada beberapa bagian tubuh dalam waktu yang lama. Sebuah penelitan dari Universitas Harvard menunjukkan bahwa hal ini bisa menyebabkan wanita lebih beresiko mendapatkan kanker payudara. Ketatnya bra ini tentu berpengaruh besar pada terhambatnya sirkulasi darah. Disamping itu, jaringan getah bening juga bisa jadi mengalami kerusakan mengingat jaringan ini sangatlah tipis.

Jaringan getah bening yang memiliki fungsi untuk membersihkan racun di area payudara ini akan tersumbat dan tertahan di area payudara saja. Disamping itu, area payudara yang membutuhkan asupan nutrisi dan juga oksigen ternyata tidak mendapatkan asupan yang cukup karena tertahan ketatnya bra, apalagi jika bra dipakai lebih dari 12 jam dalam sehari. Berbagai masalah hambatan dan kerusakan inilah yang membuat potensi mendapatkan kanker payudara menjadi semakin membesar.

Melihat besarnya resiko kesehatan ini, ada baiknya anda harus memperhatikan ulang penggunaan bra ketat di tubuh anda, khususnya jika anda termasuk dalam wanita yang aktif dalam berbagai kegiatan dan harus memakai bra dalam jangka waktu yang lama. Jangan korbankan kesehatan anda demi kecantikan yang bisa didapatkan dari memakai bra yang ketat ini.