Bolehkan Menaburkan Bedak pada Area Kewanitaan

DokterSehat.Com – Memiliki organ kewanitaan yang bersih dan selalu wangi adalah keinginan semua wanita di seluruh dunia. Untuk membuat area itu jadi lebih bersih, beberapa wanita menggunakan cairan pembersih vagina yang kadang mengandung bahan berbahaya. Selain itu, wanita juga menggunakan bedak seperti jenis bedak bayi untuk memberikan efek harum.



Nah, yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, apakah menaburkan bedak pada area kewanitaan itu aman? Jika tidak, adakah k efek negatif yang akan dirasakan oleh wanita?

Risiko menggunakan bedak pada vagina

Beberapa saat lalu, seorang wanita dari Amerika melaporkan produsen bedak terkenal di dunia karena mengalami kanker ovarium. Wanita itu mengklaim kalau kanker yang mengenainya terjadi karena ada bahan kimia berbahaya pada produk beda yang digunakan pada celana dalamnya selama puluhan tahun.

Menggunakan bedak bayi atau jenis bedak lain akan memberikan efek lembut, wangi, dan menghindari gesekan pada area vagina. Namun, butiran bedak yang kecil bisa masuk ke dalam vagina dan berbahaya bagi rahim dan saluran ovarium. Untuk itu, wanita tidak disarankan menggunakan bedak pada celana dalamnya atau ditaburkan langsung ke area vaginanya.

Cara membersihkan vagina yang benar

Sebenarnya vagina memiliki mekanisme pembersihan sendiri. Setelah menstruasi atau setelah berhubungan badan, vagina akan mengeluarkan cairan yang meluruhkan bakteri atau kotoran yang terbawa masuk ke dalam. Selain itu, wanita juga bisa mengalami keputihan normal yang akan membuang semua radikal bebas melalui cairan bening yang dihasilkan.

Kalau Anda ingin membersihkan vagina dengan benar dan membuatnya tidak bau, coba gunakan air bersih saja. Basuh beberapa kali dan bersihkan bagian luar mulai dari labia minor dan mayor. Sesekali Anda juga boleh menggunakan sabun lembut yang memiliki pH asam agar sesuai dengan pH rongga vagina.