Bolehkah Mengganti Nasi dengan Kentang Hitam?

DokterSehat.Com– Nasi menjadi bahan makanan pokok yang umumnya paling sering kita konsumsi. Kebanyakan orang mengkonsumsi nasi sebagai pilihan makanan pokok yang dikonsumsi dengan frekuensi 2-3 kali dalam sehari. Sehingga tak jarang kita sering merasa bosan makan nasi. Disamping itu akhir-akhir ini banyak pendapat yang menyebutkan bahwa konsumsi nasi dalam jumlah yang tidak tepat cenderung meningkatkan resiko terjadinya berbagai penyakit.

kentang-hitam-pengganti-nasi-doktersehat

Untuk menghindari meningkatnya resiko terjadinya penyakit akibat mengonsumsi nasi, kita perlu mengetahui alternatif makanan apa yang dapat kita pilih untuk mengganti nasi. Sering kita mendengar bahwa nasi bisa digantikan dengan mie, roti, dan kentang yang merupakan bahan makanan dengan kandungan gizi yang sama dengan nasi yaitu sebagai sumber karbohidrat.

Beberapa jenis makanan lain yang dapat kita jadikan pilihan dalam mengganti nasi adalah kentang hitam. Hasil pertanian ini umumnya belum familiar kita dengar namun ternyata kandungan kentang hitam memiliki banyak manfaat. Kentang hitam memiliki kandungan antioksidan yang tinggi pada kulitnya serta memiliki kandungan gizi yang berbeda dari kentang biasa. Berdasarkan penelitian LIPI, kandungan krbohidrat pada kentang hitam juga lebih tinggi daripada kentang biasa.

Kandungan karbohidrat yang tinggi pada kentang hitam menjadikan kentang ini dapat dijadikan bahan makanan pilihan untuk mengganti makanan pokok kita. Dalam Pedoman Gizi Seimbang oleh Kemenkes RI menunjukkan bahwa konsumsi 125 gram kentang hitam setara dengan satu centong nasi (100 gram). Ukuran tersebut dapat kita peroleh apabila kita mengonsumsi kentang hitam sebanyak kurang lebih 12 biji.

Kentang hitam kini dapat kita jadikan salah satu alternatif makanan pilihan pengganti nasi. Selain kaya gizi kentang hitam juga tinggi antioksidan yang tentu baik untuk tubuh kita. Bagaimana, anda tertarik mencoba mengganti nasi dengan kentang hitam?