Bolehkah Kita Mengurangi Dosis Obat Dengan Membelahnya?

DokterSehat.Com – Sebagian orang tentu pernah memberikan obat bagi anaknya dengan cara membelah tablet dengan tujuan mengurangi dosis. Dengan menurunkan dosis, diharapkan obat ini akan aman untuk dikonsumsi oleh anak. Sebuah pertanyaan pun muncul, apakah hal ini cukup aman untuk dilakukan?

doktersehat-vitamin-nutrisi-komponen-organik-obat-ibu-hamil-kehamilan

Pakar kesehatan yang berasal dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bernama dr. J Hudyono MS, SpOK, MFPM menyebutkan jika obat ternyata ada yang boleh dipotong dan ada yang tidak. Memang, menurut beliau, ada beberapa orang yang berpikir jika dengan memotong obat maka dosis obat akan berkurang setengahnya. Namun, hal ini ternyata tidak berlaku bagi seluruh obat.

Dr. Hudyono menyebutkan jika obat yang bisa dipotong adalah yang memiliki garis pembelah pada tengah obatnya. Namun, jika kita tidak menemukan garis pembelah ini, maka obat ini memang sangat tidak disarankan untuk dipotong andai kita ingin mendapatkan dosis yang lebih rendah. Bahkan, memotong obat juga sebaiknya tidak dilakukan dengan sembarangan karena bisa tidak terpotong dengan sempurna. Andai kita tidak memiliki alat khusus pemotong obat, maka kita harus lebih teliti saat memakai pisau agar obat bisa terpotong dengan baik dan pastikan bahwa pisau yang dipakai dalam kondisi yang bersih.

Lantas, apa yang akan terjadi andai kita memotong obat yang sebenarnya tidak boleh dipotong? Dr. Hudyono menyebutkan jika kita tidak akan mendapatkan dosis obat yang kita inginkan dan obat tidak akan bekerja dengan baik dan penyakit pun tidak akan kunjung sembuh.

Selain memotong obat, kita juga tidak boleh asal menggerus obat sembarangan atau mengunyah obat yang seharusnya dihisap. Menurut dr. Hudyono, ada beberapa jenis obat yang memiliki sifat slow release sehingga andai kita menggerus obat dengan alasan lebih udah dimakan anak, bisa jadi obat ini bekerja terlalu cepat mencapai kadar puncak sehingga keefektifitasannya pun menurun drastis. Karena alasan inilah ada baiknya kita berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu andai mengalami kesulitan menelan obat sehingga kita bisa mendapatkan obat yang sesuai.