Bolehkah Ibu yang Sedang Hamil Besar Mengendarai Sepeda Motor?

DokterSehat.Com – Saat usia kehamilan mencapai trimester ketiga, maka ibu hamil biasanya mulai menahan diri untuk melakukan banyak aktifitas fisik karena bisa membuat mereka kelelahan. Namun, sebagai seorang ibu, mereka tentu masih perlu melakukan beberapa hal yang bisa membuat mereka membutuhkan sepeda motor sebagai sarana transportasi. Sebuah pertanyaan pun muncul, apakah ibu yang sedang hamil besar masih diperbolehkan untuk mengendarai sepeda motor?

doktersehat-wanita-hamil-senam

Pakar kesehatan dr. Ridwan Mahmuddin dari RS Evasari menyebutkan jika banyak ibu yang sedang hamil besar ragu untuk mengendari sepeda motor saat ingin berbelanja atau melakukan hal lain karena khawatir jika hal ini bisa membahayakan janin di dalam kandungan. Namun, menurut dr. Ridwan, asalkan kondisi kehamilan termasuk normal dan tidak mengalami tanda-tanda bahaya atau munculnya penyakit apapun, ibu hamil sebenarnya bisa melakukan aktifitas secara normal, termasuk dalam mengendarai sepeda motor saat dibutuhkan. Hanya saja, saat mengendarai sepeda motor, ibu hamil tentu harus berhati-hati dimana mereka tentu dilarang untuk mengebut, melakukan manuver berbahaya, hingga tidak memperhatikan kondisi jalan sehingga kerap mengalami guncangan.

Menurut dr. Ridwan, kunci untuk tetap melakukan aktifitas secara normal bagi ibu hamil adalah tidak adanya keluhan kehamilan. Jika semua berjalan dengan normal, ibu hamil tetap bisa bekerja, berkendara seorang diri, atau bahkan berhubungan intim dengan pasangannya. Dr. Ridwan bahkan menambahkan jika andai ibu hamil terlalu banyak membatasi diri karena takut, dikhawatirkan Ia justru tidak banyak bergerak dan bisa mengalami masalah kesehatan layaknya obesitas, diabetes gestasional, atau bahkan tekanan darah tinggi.

Khusus untuk kegiatan olahraga, dr. Ridwan memang menyarankan ibu hamil untuk menurunkan intensitas aktifitas fisik dan mulai melakukan olahraga yang cenderung ringan layaknya berjalan kaki atau yoga khusus ibu hamil. Dengan tetap aktif, kesehatan sang ibu dan janin di dalam kandungan tentu akan tetap terjaga hingga proses persalinan tiba.