Bolehkah Ibu Hamil Mengkonsumsi Jamu Kemasan?

DokterSehat.Com – Jamu sudah dikenal luas sebagai obat tradisional yang bisa membantu kita menjaga kesehatan tubuh. Terdapat pula beberapa macam jamu yang khusus diperuntukkan bagi ibu hamil dengan tujuan membuat kulit bayi lebih putih dan bersih. Hanya saja, jika jamu pada jaman dahulu dibuat dari bahan-bahan alami, kini jamu yang dikonsumsi oleh ibu hamil seringkali adalah jamu kemasan. Sebenarnya, bolehkah ibu hamil mengkonsumsi jamu kemasan tersebut?

doktersehat-hamil-kehamilan

Pakar kesehatan Prof. Dr. Mangestuti Agil, MS, Apt, yang berasal dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, berkata bahwa berbeda dengan jamu yang berasal dari bahan tradisional, jamu kemasan kualitasnya masih diragukan sehingga tidak direkomendasikan oleh ibu hamil. Kita tidak benar-benar tahu bahan apa saja yang dimasukkan ke dalam jamu kemasan tersebut sehingga dikhawatirkan bisa berpengaruh buruk bagi perkembangan janin.

Lantas, apakah ibu hamil tidak diperbolehkan mengkonsumsi jamu? Sebenarnya asalkan dibuat dengan bahan alami atau dibuat dengan racikan sendiri, maka hal ini masih diperbolehkan oleh ibu hamil.

Dr. Raymond Tjandrawinata, PhD, berkata bahwa ibu hamil memang kini tidak bisa sembarangan mengkonsumsi jamu kemasan demi menjaga kesehatan dan perkembangan janin di dalam kandungan. Beliau memberikan contoh layaknya konsumsi jahe yang banyak dipakai sebagai bahan jamu. Jahe memang bisa dijadikan ramuan untuk mengatasi mual-mual, pusing, dan masalah morning sickness pada ibu hamil. Hanya saja, menurut pakar kesehatan, kandungan aktif di dalam jahe ternyata juga beresiko memicu kontraksi pada ibu hamil. Karena alasan inilah, ibu hamil sebaiknya hanya mengkonsumsi satu siung saja. Jika ibu hamil mengkonsumsi jahe dengan berlebihan, dikhawatirkan bisa memicu efek samping bagi kesehatannya atau bahkan bagi kesehatan kandungannya.