Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian?

doktersehat kapan anak boleh makan durian

DokterSehat.Com– Durian merupakan raja buah yang beraroma menyengat, namun rasanya sungguh lezat. Buah berduri ini tumbuh di negara tropis, seperti di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Banyak wanita yang mendambakan durian bahkan selama kehamilan.

Tapi, apakah aman wanita hamil makan durian?

Kabar baiknya adalah bahwa makan durian aman selama kehamilan, tetapi disarankan untuk mengonsumsi lebih sedikit selama kehamilan, terutama selama trimester terakhir kehamilan.

Mengapa wanita hamil harus makan lebih sedikit durian?

Durian memiliki kandungan energi yang tinggi. Ini mengandung gula sederhana seperti fruktosa dan sukrosa yang akan memberikan banyak energi dan membuat wanita hamil merasa energik. Misalnya, dua biji durian berukuran sedang memiliki sekitar 60 kalori energi. Tetapi ini juga dapat menyebabkan masalah jika ibu hamil terlalu banyak makan.

Makan terlalu banyak durian selama kehamilan dapat meningkatkan kemungkinan melahirkan bayi yang lebih besar, yang dapat menyulitkan ibu untuk melahirkan secara alami. Ini juga meningkatkan risiko obesitas.

Oleh karena itu disarankan agar wanita hamil harus menghindari makan terlalu banyak durian selama kehamilan. Ibu hamil dengan diabetes gestasional juga harus menghindarinya sama sekali.

Manfaat kesehatan dari durian

Selain lezat, durian memiliki banyak manfaat bagi kehamilan, namun perlu diperhatikan porsi konsumsi durian, berikut manfaatnya, seperti melansir Babyment:

1. Sumber folat yang baik

Durian kaya asam folat, yang dikenal sebagai folat. Durian 100 gram dapat memasok 9 persen kebutuhan harian asam folat. Asam folat dapat membantu mencegah cacat lahir pada bayi baru lahir.

2. Durian kaya serat

Durian adalah sumber serat makanan yang baik. Dapat bertindak sebagai pencahar alami dan mencegah sembelit selama kehamilan. Selama kehamilan, sembelit dapat terjadi sangat sering karena perubahan hormonal dalam tubuh ibu hamil.

Kandungan serat yang ada dalam durian akan membantu menjaga selaput lendir terlindungi karena mengurangi waktu paparan terhadap racun. Ini juga akan membantu menghilangkan bahan kimia berbahaya dari usus dan karena itu meningkatkan kesehatan umum ibu hamil.

3. Durian kaya akan vitamin B

Durian mengandung vitamin B kompleks yang sehat seperti niacin, thiamin, dan riboflavin. Semua ini membantu kesehatan Anda secara keseluruhan dan sangat penting untuk kesehatan fungsi tubuh Anda.

4. Durian penuh dengan antioksidan

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa durian mengandung antioksidan seperti seng, organo-sulfur dan triptofan. Antioksidan ini membantu melindungi janin dan ibu hamil dari serangan radikal bebas dan polutan.

Durian memiliki sifat antimikroba, antibakteri dan antijamur, yang dapat bermanfaat bagi kehamilan.

5. Durian kaya akan vitamin C

Vitamin C yang ada dalam durian adalah antioksidan kuat lainnya yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil. Vitamin C juga membantu dalam penyerapan kalsium dan zat besi yang baik untuk ibu hamil dan janin yang sedang tumbuh.

6. Durian mengandung mineral

Durian juga kaya akan mineral seperti tembaga, mangan, besi dan magnesium. Tembaga dan zat besi membantu membuat sel darah merah. Ini bermanfaat bagi wanita hamil yang membutuhkan suplai darah lebih besar untuk mendukung janin yang sedang tumbuh.

Tips makan durian bagi ibu hamil

Jika menikmati durian saat hamil, ada beberapa tips cara mengonsumsinya agar aman untuk janin, di antaranya:

  • Makan durian dengan porsi sedikit atau secukupnya
  • Tidak sering makan durian
  • Perbanyak minum air putih setelah makan durian
  • Jangan makan durian yang terlalu matang dan berdaging sangat tebal, karena dapat menyebabkan kolesterol pada ibu hamil.
  • Gunakan rongga kulit durian sebagai cawan air minum untuk menghindari bau mulut dan pusing.

Kesimpulannya, sangat bermanfaat untuk memiliki durian dalam jumlah sedang selama kehamilan. Mengonsumai durian selama kehamilan dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil, tetapi ibu hamil harus membatasi jumlah konsumsi untuk menghindari kemungkinan efek negatif durian seperti bayi yang lebih besar dan obesitas.