Bolehkah Ibu Hamil Dipijat?

DokterSehat.Com– Saat hamil, ibu mengalami perubahan pada tubuh dengan signifikan. Tak hanya bagian perut yang membesar, kadangkala ibu juga mengalami pembengkakan pada kaki atau cenderung lebih mudah merasa lelah dan pegal-pegal. Demi mengatasi rasa pegal-pegal ini, cukup banyak ibu hamil yang mendapatkan sesi pemijatan. Memang, setelah dipijat, tubuh ibu akan merasa lebih baik. Namun, apakah tidak apa-apa jika ibu hamil dipijat?

doktersehat-Plasenta-Previa-hamil

Pakar kesehatan di bidang kandungan bernama Mary Rosser, MD, PhD yang berasal dari Montefiore Medical Center yang ada di Bronx, New York, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa ibu hamil boleh-boleh saja mendapatkan pijatan, namun, ada baiknya mereka melakukan konsultasi pada dokter kandungan terlebih dahulu sebelum melakukannya. Dalam beberapa kasus, dokter tidak akan memberikan rekomendasi pijat saat hamil karena adanya kondisi kehamilan atau kesehatan tertentu. Namun, jika menurut dokter kandungan hal ini tidak apa-apa untuk dilakukan, pastikan bahwa yang memijat ibu hamil adalah tukang pijat atau terapis pijat profesional yang sudah berpengalaman memijat ibu hamil. Jika tidak, dikhawatirkan terjadi kesalahan saat memijat yang bisa berimbas buruk bagi kehamilan.

Rosser tidak menyarankan ibu hamil untuk mendapatkan pijatan saat masih dalam trimester pertama kehamilan. Memang, pada fase ini, ibu hamil bisa merasakan badan yang tidak karuan, apalagi jika mereka mengalami gangguan layaknya morning sickness. Hanya saja, mengingat trimester pertama kehamilan adalah fase yang sangat penting dalam pembentukan janin, ada baiknya ibu hamil tidak melakukan pemijatan terlebih dahulu agar tidak meningkatkan resiko keguguran.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Miami School mengungkapkan fakta bahwa ibu hamil bisa mendapatkan manfaat kesehatan setelah dipijat berupa mengatasi rasa sakit pada kaki, membuat tidur mereka menjadi lebih nyenyak, serta menurunkan stress dan kecemasan.