Bolehkah Anak Diberikan Obat Batuk yang Sebenarnya Diperuntukkan Bagi Orang Dewasa?

DokterSehat.Com – Anak yang batuk tentu akan membuat kita merasa khawatir dan cemas mengingat batuknya terlihat begitu menyiksa dan membuat pernafasan mereka tidaklah lancar seperti biasanya. Kadangkala, meskipun sudah kita berikan obat khusus anak-anak, batuk masih belum juga mereda sehingga orang tua pun memberikan obat batuk yang sebenarnya diperuntukkan bagi orang dewasa. Bahkan, kadang orang tua berinisiatif sendiri memberikan obat batuk bagi orang dewasa dengan cara memotongnya menjadi separuh saja agar dosisnya berkurang. Sebenarnya, apakah aman jika kita memberikan obat batuk orang dewasa bagi anak-anak

doktersehat-anak-kid-children-sakit-flu-demam-fever-batuk-kering

Pakar kesehatan menyebutkan jika batuk yang terjadi pada anak-anak kerap kali terjadi karena adanya benda-benda asing yang memasuki saluran nafas layaknya bakteri, virus, debu, jamur, dan lain sebagainya. Benda-benda asing inilah yang akhirnya membuat saluran pernafasan terinfeksi sehingga produksi lendir pun menjadi lebih kental pada saluran pernafasan sebagai reaksi alami mengatasi masalah infeksi ini. Sayangnya, banyaknya lendir yang kental ini akan membuat anak menjadi batuk-batuk.

Batuk pada anak-anak ini adalah sebuah mekanisme alami yang dibuat oleh tubuh untuk mengeluarkan lendir tersebut sehingga akan membuat anak terlihat sangat menderita dengan batuknya. Andai kita memberikan obat batuk orang dewasa yang memiliki kandungan kodein, dekstrometorfan, dan lain sebagainya, kita justru akan menghambat mekanisme alami batuk pada anak ini dan yang terjadi adalah, lendir tidak bisa benar-benar dikeluarkan dari saluran pernafasannya. Alih-alih akan menyembuhkan, pemberian obat bagi orang dewasa ini justru akan membuat batuk menjadi lebih parah dan bisa memicu sesak nafas bagi anak.

Alih-alih memberikan obat batuk bagi orang dewasa, ada baiknya anak justru diberi asupan air putih lebih sering agar lendir bisa segera keluar dengan alami. Andai batuk masih belum mereda, ada baiknya kita segera periksakan kondisi anak ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.