Bocah Ini Mengeluhkan Sakit di Kuping Kirinya Gara-Gara Serangga yang Hidup di Dalamnya!

DokterSehat.Com – Seorang gadis kecil bernama Radhika Mandloi yang berasal dari Indore, India, mengeluhkan rasa sakit pada telinga kirinya dalam sepekan dan kerap menggaruknya. Namun, orangtuanya berpikir jika hal ini adalah masalah yang biasa saja dan tidak perlu dikhawatirkan. Akhirnya, sang bocah pun menangis karena sudah tidak kuat menahan sakit dan barulah orangtuanya mau memeriksakan kondisi ini ke dokter. Betapa terkejutnya sang orang tua ketika menemukan ada serangga yang bersarang dan bertelur di dalam telinga sang bocah.

doktersehat-radhika-mandloi-larva-di-telinga

Radhika dirawat di Maharaja Yeshwantrao Hospital dimana dr. Raj Kumar Mundra bertugas. Sang dokter pun terkejut dengan kondisi ini dan menjelaskan bahwa di dalam telinga sang anak ada serangga yang disebut sebagai genus chrysomya. Yang menjadi masalah adalah, serangga ini telah bertelur sebanyak 80 butir yang kebanyakan telah berubah menjadi larva. Menurut dr. Mundra, kasus ini cukup mengejutkan mengingat biasanya, serangga jenis ini hanya akan bertelur sebanyak dua atau tiga butir saja.

Dr. Mundra dan timnya pun melakukan tindakan secepat mungkin untuk mengeluarkan telur-telur yang kebanyakan telah berubah menjadi larva. Setidaknya, proses ini membutuhkan dua sesi dimana setiap sesinya memakan waktu satu setengah jam. Larva-larva ini dibunuh terlebih dahulu agar tidak bergerak dan barulah dikelaurkan satu demi satu. Setelah dikeluarkan, barulah sang orang tua mengerti mengapa anaknya mengeluhkan rasa sakit selama ini, yakni ada 80 larva yang hidup di telinga kiri sang bocah.

Dr. Mundra pun memastikan bahwa tidak ada lagi telur, larva, atau serangga yang ada di dalam telinga sang bocah. Sayangnya, sebagian kulit dan tulang pada telinga Radhika sudah mengalami kerusakan meskipun Ia cukup beruntung larva-larva ini belum mencapai otak. Dr. Mundra menyebutkan jika ada kemungkinan kawasan tempat tinggal Radhika dan keluarganya yang kumuh dan tidak terjaga kebersihannya menjadi penyebab hal ini.

Baca Juga:  Seputar Keringat dan Bau Badan secara Medis

Photo Souce: Cover Asia Press/ Radhika Mandloi