Bisakah Berhubungan Intim Tanpa Rasa Sakit?

DokterSehat.Com – Pasangan yang baru menikah biasanya berada dalam masa yang sangat bergairah untuk selalu bersama dan melakukan hubungan intim. Hanya saja, bagi sang wanita, berhubungan intim bisa menjadi sebuah dilema mengingat disamping sangat diinginkan, ternyata dalam prosesnya, hubungan ini bisa menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Banyak wanita yang bahkan merasakan rasa sakit berulang kali sehingga bisa membuat rasa kurang nyaman bagi kedua belah pihak. Rasa sakit yang terus terjadi saat berhubungan intim ini ternyata bisa jadi menjadi sebuah tanda adanya masalah kesehatan.

doktersehat-tidur-pasangan

Biasanya, rasa sakit ini disebabkan kaerna area vagina mengalami kondisi kekurangan cairan lubrikasi. Vagina sendiri biasanya secara otomatis memproduksi cairan lubrikasi jika sudah dalam kondisi terangsang. Jika pemanasan yang dilakukan kedua pihak pasangan terlalu sebentar, bisa jadi produksi cairan lubrikasi masih kurang sehingga vagina pun cukup kering saat dipenetrasi sehingga terjadi rasa sakit. Selain itu, jika vagina terkena infeksi atau iritasi, maka rasa sakit juga bisa mudah muncul saat berhubungan intim. Hanya saja, jika si wanita terlalu takut, maka otot vagina yang terlalu tegang juga bisa menjadi penyebab utama rasa sakit saat berhubungan intim.

Yang menjadi masalah adalah rasa sakit ini bisa saja disebabkan oleh penyakit layaknya wasir, kista ovarium, atau bahkan iritasi pada usus. Selain itu, rasa sakit ini juga bisa menjadi pertanda adanya masalah pada psikologis sang wanita, khususnya jika sang wanita menghalami depresi, cemas, atau bahkan khawatir dengan penampilan fisik yang mungkin kurang diterima pasangannya.

Komunikasi menjadi kunci agar rasa sakit ini bisa dikurangi dengan signifikan. Pastikan bahwa saat berhubungan intim, suami dan istri sering berkomunikasi agar mendapatkan rasa nyaman saat berhubungan intim. Dengan komunikasi yang baik dan kesabaran kedua pasangan, penetrasi biasanya akan jauh lebih nyaman. Biasanya, pergantian posisi berhubungan dan juga kemauan kedua pasangan agar menunggu cairan lubrikasi lebih banyak bisa membuat hubungan intim bisa dilakukan tanpa adanya rasa sakit.