Bisacodyl – Dosis, Indikasi, Peringatan

Nama: Bisacodyl
Nama dagang: Dulcolax, Correctol, BisacEvac, Bisacolax, Codulax, Alophen, Feen A Mint, Fleet Stimulant Laxative, Laxit, Modane, Dulcolax for Women
Kelas: Laksatif, Stimulan
Penggunaan dan Dosis
Dewasa:
Obat digunakan untuk konstipasi dengan dosis 5 – 15 mg peroral setiap hari sekali, jika membutuhkan evakuasi total dari isi usus, maka gunakan dosis 30 mg peroral sekali sehari
Anak:
Obat digunakan untuk konstipasi dengan dosis



  • Usia anak < 6 tahun: pemberian peroral tidak direkomendasikan, karena perlu menelan tablet utuh
  • Usia anak 6 – 13 tahun: 5 mg atau 0,3 mg/kg peroral ketika menjelang tidur atau sebelum sarapan
  • Usia > 12 tahun: 5 – 15 tahun peroral (diminum) pada saat mejelang tidur

Efek samping

  • Frekuensi tidak dapat ditentukan
  • Keram perut
  • Ketidakseimbangan elektrolit dan cairan
  • Diare berlebihan
  • Muntah
  • Sensasi terbakar di rektum
  • Vertigo
  • Mual

Peringatan
Kontraindikasi

  • Hipersensitivitas (alergi) terhadap bisacodyl
  • Obstruksi atau sumbatan usus yang parah
  • Gejala usus buntu atau akut
  • muntah
  • perdarahan rektum

Perhatian

  • Hindari penggunaan kronis; dapat menyebabkan ketergantungan pencahar
  • Hindari menggunakan pada pasien dengan gastroenteritis
  • Jangan mengunyah tablet; telan seluruhnya dengan utuh
  • Tidak untuk digunakan dalam waktu 1 jam dari konsumsi antasid (promag) atau susu
  • Tidak dianjurkan untuk anak-anak <6 tahun karena perlu untuk menelan tablet
  • Tidak akan digunakan untuk> 1 minggu

Kehamilan dan Menyusui
Keamanan untuk kehamilan: kategori C
Jenis kategori obat untuk kehamilan:

  • Kategori A: secara umum dapat diterima, telah melalui penelitian pada wanita-wanita hamil, dan menunjukkan tidak ada bukti kerusakan janin
  • Kategori B. mungkin dapat diterima oleh wanita hamil, telah melalui penelitian pada hewan coba namun belum ada bukti penelitian langsung pada manusia.
  • Kategori C: digunakan dengan hati-hati. Penelitian pada hewan coba menunjukkan risiko dan belum ada penelitian langsung pada manusia
  • Kategori D: digunakan jika memang tidak ada obat lain yang dapat digunakan, dan dalam kondisi mengancam jiwa.
  • Kategori X: jangan digunakan pada kehamilan.
  • Kategori NA: tidak ada informasi
Baca Juga:  Ondansetron - Dosis dan Indikasi untuk Anak, Efek Samping (2)

Pada ibu menyusui, obat tidak terbukti terdapat di ASI, gunakan dengan cermat dan hati-hati.