Binge Eating Disorder, Gangguan Makan Yang Biasa Kita Alami

DokterSehat.Com – Gangguan makan yang paling dikenal oleh masyarakat umum adalah anoreksia atau bulimia yang bisa memicu seseorang memiliki tubuh yang sangat kurus dan kurang ternutrisi dengan baik. Hanya saja, setidaknya ada satu lagi masalah gangguan makan yang juga harus diwaspadai agar tidak menimpa anggota keluarga kita, yakni gangguan makan Binge Eating Disorder, atau sebuah kondisi dimana seseorang cenderung memakan makanan dalam jumlah yang sangat besar dalam suatu waktu, bahkan, penderitanya bisa terus tetap makan meskipun sudah tidak merasa lapar.

doktersehat-makanan-manis-makan-berlebihan

Pakar kesehatan masih belum bisa menemukan penyebab dari gangguan makan yang cenderung lebih sering dialami kaum hawa jika dibandingkan dengan pria ini. Satu hal yang pasti, gangguan makan ini berkebalikan dengan anoreksia dimana penderita binge eating disorder memiliki resiko tinggi terkena obesitas. Hal ini terjadi karena penderita binge eating disorder akan memiliki keinginan makan yang tidak bisa berhenti untuk suatu waktu tertentu dan bahkan penderitanya bisa memakan makanan dengan sembunyi-sembunyi karena merasa malu.

Ciri-Ciri dari penderita gangguan makan binge eating disorder adalah Ia akan cenderung mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat banyak jika dibandingkan dengan yang dimakan orang lain. Makanan ini cenderung akan jauh lebih cepat dihabiskan dan akan terus dimakan tanpa terkontrol meskipun perutnya sudah tidak lagi merasa lapar. Uniknya, seringkali penderitanya akan cenderung makan seorang diri karena malu dan kemudian akan merasa bersalah dan kesal mengapa tidak bisa mengendalikan pola makannya yang berlebihan.

Untuk mengatasi gangguan makan ini, pakar kesehatan menyarankan penderitanya untuk berkonsultasi ke psikiater karena gangguan makan ini diketahui berkaitan dengan stress atau depresi yang dilampiaskan dengan makan yang bisa menyebabkan rasa puas dan lebih tenang. Satu hal yang pasti, jangan biarkan gangguan makan ini tetap berlangsung karena resiko obesitas bisa muncul dan menyebabkan berbagai penyakit berbahaya berdatangan.