Biang Keringat – Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Biang keringat adalah iritasi kulit yang disebabkan oleh keringat berlebihan saat cuaca panas dan lembab. Biang keringat bisa terjadi pada usia berapapun tapi paling sering terjadi pada anak-anak.

biang-keringat-doktersehat

Biang keringat sering kali tampak seperti kumpulan jerawat merah kecil-kecil. Biang keringat lebih sering terjadi di leher, dada bagian atas, selangkangan, di bawah payudara, dan lipatan siku.

Penyebab Biang Keringat

Biang keringat atau biasa disebut miliria biasanya muncul beberapa hari setelah seseorang terkena paparan suhu panas. Sebagai akibatnya, kulit mengalami peradangan dan timbul ruam.

Berikut ini adalah beberapa jenis biang keringat:

  • Miliaria kristalina: bentuk biang keringat yang paling ringan, biasanya lepuh tidak gatal atau nyeri.
  • Biang Keringat yang Merah (miliaria rubra): terjadi lebih dalam di lapisan kulit luar, gatal dengan benjolan merah, biang keringat ditemukan pada bayi dan orang dewasa.
  • Biang Keringat Dalam (miliaria profunda): bentuk paling umum, biasanya terjadi pada orang dewasa yang berulang kali mengalami biang keringat dan akan menimbulkan luka yang berwarna seperti daging.

Siapapun bisa mengalami biang keringat terutama saat berada di lingkungan tertentu. Beberapa individu lebih rentan terhadap biang keringat, diantaranya:

  • Anak di bawah usia 4 tahun
  • Atlet atau orang yang berolahraga di lingkungan yang panas
  • Orang gemuk atau kelebihan berat badan
  • Pasien yang terbaring di tempat tidur dan tidak mampu berjalan
  • Individu dengan cacat bawaan tidak bisa berkeringat atau hanya mampu sedikit berkeringat

Biang keringat terjadi saat suhu panas dan lembap. Kondisi ini terjadi apabila Anda tinggal atau berpergian ke negara-negara tropis atau mengenakan pakaian yang membuat kulit tidak dapat bernapas. Biang keringat biasanya akan lebih parah pada area yang tertutup. Pada beberapa kasus, orang dapat mengalami biang keringat saat musim dingin karena pakaian yang digunakan.

Pada orang dewasa, keringat berlebih dapat membuat pori-pori dan kelenjar keringat bekerja berlebih dan tersumbat. Keringat yang tersumbat membuat iritasi kulit dan biang keringat. Pada anak-anak, kelenjar keringat mereka masih belum terbentuk dengan sempurna dan mudah pecah, menyebabkan keringat terperangkap di bawah kulit.

Gejala Biang Keringat

Biang keringat biasanya muncul sebagai benjolan benjolan yang sangat kecil di pintu masuk ke kelenjar keringat. Biang keringat yang lebih lanjut mungkin memiliki derajat iritasi dan bekas luka yang lebih besar, dan menimbulkan benjolan merah. Beberapa orang dengan biang keringat  sangat gatal sementara yang lain mungkin tidak memiliki gejala yang mengganggu.

Baca Juga:  Biang Keringat - Pencegahan, Faktor yang Memperburuk, dan Komplikasi

Garukan berulang dapat menyebabkan bekas luka garukan. Lesi kulit biasanya terlihat pada daerah yang tertutup pakaian seperti dada, punggung dan daerah yang tertekan atau tergesek pakaian.

Untuk diketahui, setiap bagian tubuh yang mengeluarkan kelenjar keringat memiliki risiko untuk mengembangkan biang keringat. Sehingga beberapa bagian tubuh seperti wajah, leher, punggung, perut, lipatan paha, siku dan pantat memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami biang keringat

Diagnosis Biang Keringat

Sebagian besar kasus biang keringat  sembuh tanpa evaluasi dan diagnosis formal oleh dokter. Kasus biang keringat  atipikal atau lebih tahan lama mungkin memerlukan pemeriksaan mikroskopik dari goresan kulit atau biopsi kulit. Pada biang keringat ringan, tampak bintil putih, berair, dan mengilap tanpa disertai rasa gatal. Sedangkan, pada biang keringat berat, terlihat bintil merah, gatal, berair, dan terasa perih.

Pengobatan Biang Keringat

Biang keringat biasanya akan menghilang sendiri dalam beberapa hari. Berikut ini adalah beberapa cara untuk terhindar dari biang keringat:

  • Menghindari panas berlebih. Jika Anda mendapat paparan panas berlebih, hal ini akan membuat Anda lebih banyak berkeringat dan membuat ruam makin parah. Dianjurkan untuk lebih sering berteduh atau mencari tempat dingin untuk menghindari panas. Selain itu, minumlah banyak cairan agar terhindar dari dehidrasi.
  • Menjaga kulit tetap dingin. Untuk menurunkan keringat dan menjaga kulit tetap dingin, berendam, mandi atau masuk ke ruangan ber AC bisa membantu menjadikan tubuh terasa sejuk dan menghindari keringat berlebih.
  • Memakai pakaian longgar. Hindari menggunakan pakaian yang terbuat dari serat sintetis, seperti polyester. Bahan ini lebih menyerap panas dan membuat Anda makin banyak berkeringat.
  • Anda juga dapat menggunakan pengobatan untuk meredakan rasa gatal. Beberapa obat itu diantaranya: losion calamine, krim hydrocortisone, tablet antihistamin dan steroid topikal. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan pengobatan yang memerlukan resep.

Jika ruam tidak membaik dengan perawatan yang sudah dijelaskan, tetapi justu menjadi lebih buruk setelah beberapa hari, Anda harus menemui dokter untuk memastikan tidak ada infeksi bakteri atau penyebab lain.