Berkat Diet Ketogenik, Wanita Ini Bisa Menurunkan Berat Badan Hingga 45 Kg!

DokterSehat.Com – Banyak orang yang mengeluhkan betapa sulitnya untuk menurunkan berat badan meskipun sudah berusaha melakukan diet ketat. Namun, apa yang teradi pada Kristina Guice sangatlah luar biasa dan bisa membuat kita tetap bersemangat melakukan program penurunan berat badan. Bagaimana tidak, wanita berusia 25 tahun ini mengaku jika pada saat sekolah, Ia kerap diejek akibat bentuk tubuhnya yang gemuk. Namun, berkat usaha yang kuat dan melakukan diet ketogenik, wanita ini berhasil menurunkan berat badannya hingga 45 kg! apa rahasianya?

doktersehat-kristinaguice-diet

Photo Credit: Instagram/ ellipticalifragilistic

Guice mulai memutuskan untuk menurunkan berat badannya saat mengikuti program pascasarjana di Long Island, New York. Pada saat itu, Ia bertemu dengan begitu banyak orang dari berbagai penjuru negeri dan hal ini ternyata membuatnya bersemangat untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Ia pun akhirnya mencari tips diet yang sepertinya cocok untuk dia lakukan dan pilihannya jatuh ke diet ketogenik. Sebagai informasi, diet yang dilakukan Guice ini meliputi pemangkasan asupan karbohidrat layaknya dari nasi, sereal, pasta, roti, dan sumber karbohidrat lainnya. Selain itu, Guice justru mengkonsumsi lemak sebagai bahan bakar utama tubuh.

Saat melakukan diet ini, Guice mengaku jika Ia rela tidak mengkonsumsi berbagai makanan enak layaknya sandwich, nachos, pizza, pasta, dan berbagai jenis roti. Namun, Ia masih diperbolehkan mengkonsumsi susu sebagai salah satu sumber nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya. Selain itu, Ia pun rutin mengkonsumsi berbagai sayuran hijau layaknya bayam, brokoli, selada hijau, kale, dan berbagai sayuran lainnya.

Selain menerapkan diet Ketogenik, Guice mangaku jika Ia juga rutin melakukan aktifitas fisik di pusat kebugaran. Alhasil, setelah tiga tahun melakukan program penurunan berat badan ini, Ia mampu menurunkan berat badan hingga 45 kg dan kini Ia pun telah memiliki bentuk tubuh yang ideal. Yang menarik adalah, karena keberhasilannya ini, Ia bahkan kini bisa merasakan tulang pipinya sendiri sebagaimana yang Ia idam-idamkan sejak dulu.