Berbahayakah Makan Mie Instan Dengan Telur Setengah Matang?

DokterSehat.Com– Saat kita makan mie instan, salah satu lauk yang biasa kita tambahkan dalam┬ámakanan tersebut adalah telur. Adanya telur akan membuat rasa mie instan menjadi lebih mantap saat dikonsumsi. Selain itu, telur juga kaya akan kandungan gizi layaknya protein, vitamin, mineral sehingga dianggap bisa menambah nutrisi dari mie instan yang memang sangat minim.

Hanya saja, ada sebagian orang yang dengan sengaja menambahkan telur yang belum benar-benar matang karena menganggap telur ini memiliki rasa yang lezat, apalagi jika bagian kuningnya sampai meleleh pada mie instan tersebut. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, ada beberapa resiko yang bisa kita dapatkan jika kita mengkonsumsi telur setengah matang seperti sebagai berikut.

Adanya zat avidin
Pakar kesehatan menyebutkan bahwa telur setengah matang memiliki kandungan zat avidin yang sebenarnya ditujukan untuk melindungi nilai gizi dalam telur namun kurang baik bagi manusia. Mengkonsumsinya bisa memicu gatal-gatal atau pembengkakan kulit.

Resiko adanya bakteri salmonella
Telur setengah matang bisa jadi masih memiliki kandungan bakteri salmonella yang hidup. Jika kita sampai menelan bakteri ini, resiko terkena penyakit tifus akan meningkat dengan signifikan.

Adanya kandungan ovomucoid
Kandungan ovomucoid pada telur setengah matang bisa memicu gatal-gatal pada kulit hingga gangguan pernafasan. Kandungan ini sangat tidak baik bagi anak-anak.

Adanya kandungan melamin
Kandungan melamin pada telur setengah matang ini diduga berasal dari pakan yang dikonsumsi oleh ayam petelur. Jika sampai tidak dimasak sampai matang, kandungan ini akan masuk ke dalam tubuh dan membahayakan organ ginjal.

Pastikan untuk memasak telur hingga benar-benar matang sebelum ditambahkan pada mie instan. Hanya saja, ada baiknya kita juga tidak mengkonsumsi mie instan terlalu sering karena kurang baik bagi kesehatan tubuh.