Berbagai Penyebab Pneumonia Aspirasi

DokterSehat.com – Pneumonia Aspirasi merupakan infeksi paru-paru yang diakibatkan oleh terhirupnya seseuatu ke dalam saluran pernapasan.



Penyebab

Partikel kecil dari mulut yang masuk ke saluran pernapasan biasanya akan dikeluarkan terlebih dahulu sebelum masuk ke paru-paru oleh mekanisme pertahanan normal atau mengakibatkan peradangan maupun infeksi. Bila partikel tidak bisa dikeluarkan maka bisa mengakibatkan pneumonia.

Pneumonia juga berisiko dialami orang yang kondisi fisiknya lemah, seseorang yang mengalami keracunan alkohol atau obat. Bahkan seseorang yang tidak sengaja menghirup sebagian bahan makanan yang dimuntahkannya juga bisa menderita pneumonia aspirasi.

Gejala

Pneumonia kimia terjadi jika zat yang terhirup bersifat meracuni paru-paru. Akibatknya bisa menimbulkan iritasi. Biasanya zat yang terhirup adalah asam lambung.

Jika sudah terkena penyakit ini maka akan muncul gejala seperti sesak napas dan peningkatan denyut jantung. Gejala lainnya berupa demam, dahak kemerahan, dan kulit kebiruan akibat darah yang kurang teroksigenisasi (sianosis).

Pengobatan

Penyakit ini bisa diobati dengan terapi oksigen atau diberikan ventilator mekanis bila perlu. Selain itu, dapat dilakukan pengisapan trakea guna membersihkan saluran pernapasan dan mengeluarkan benda yang terhirup. Terkadang antibiotik juga diberikan guna mencegah infeksi.

Biasanya penderita pneumonitis kimia bisa segera sembuh atau akan semakin memburuk menjadi suatu sindroma gawat pernafasan akut atau menjadi suatu infeksi bakteri. Sekitar 30-50 % pernderita meninggal.

Aspirasi Bakteri
Aspirasi bakteri adalah bentuk pneumonia aspirasi yang paling sering terjadi. Hal ini biasanya terjadi karena bakteri tertelan dan masuk ke dalam paru-paru.

Obstruksi Mekanik

Terjadinya penyumbatan mekanin saluran pernapasan juga dapat diakibatkan oleh terhirupnya partikel atau benda asing. Kondisi ini berisiko dialami anak-anak yang sering memasukkan mainan ke dalam mulut. Obstruksi juga dapat terjadi pada orang dewasa, terutama jika daging terhirup pada saat makan

Baca Juga:  Paru-Paru Basah, Adakah Istilah Ini di Dunia Kedokteran?

Bila benda menyumbat trakea maka bisa menyebbkan seseorang tidak bisa bernapas atau bicara. Bila benda tidak segera dikeluarkan maka dapat mengakibatkan kematian.

Bila benda asing tertahan di bagian yang lebih bawah dari saluran pernafasan, bisa terjadi batuk iritatif menahun dan infeksi yang berulang. Benda asing biasanya dikeluarkan dengan bronkoskopi (alat dimasukkan melalui saluran pernafasan dan benda asing dikeluarkan).