Berat Badan Bayi Kurang

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

DokterSehat.com – Penybab berat badan bayi tidak kunjung datang ada bermacam, macam. Artikel yang di ambil dari http://arsipbayi.blogspot.com/2006/10/berat-badan-baby.html mudah-mudahan dapat membantu mama-mama sekalian:

ACUAN KURUS

Normalnya, berat badan (BB) bayi baru lahir harus mencapai 2.500 gram. Tidak terlalu besar, juga tak kelewat kecil. Sebab kalau terlalu kecil, dikhawatirkan organ tubuhnya tak dapat tumbuh sempurna sehingga dapat membahayakan sang bayi sendiri. Sebaliknya, terlalu besar juga ditakutkan sulit lahir dengan jalan normal dan mesti lewat operasi sesar.

Nah, pertambahan BB bayi bisa dilihat per triwulan. Pada triwulan I, kenaikan BB berkisar 150-250 gram/minggu, triwulan II kenaikannya 500-600 gram/bulan, triwulan III naik 350 – 450 gram/bulan, dan triwulan IV sekitar 250-350 gram/bulan.

Acuan untuk melihat normal-tidaknya BB adalah saat usianya mencapai 6 bulan dan 1 tahun. Di usia 6 bulan, BB bayi harus mencapai 2 kali lipat berat lahir dan menjadi 3 kali lipatnya pada usia 1 tahun. “Kurang dari ini, BB nya bisa disebut rendah atau ia termasuk bayi kurus.”

Bayi kurus adalah yang saat lahir BB-nya rendah atau di bawah 2.500 gram. “Penyebabnya dipengaruhi saat masih berada dalam kandungan. Inilah yang sangat menentukan karena di situlah pembentukan dan pertumbuhan organ tubuh dimulai.”

BERAT MANDEK

Meski saat lahir BB-nya normal, belum tentu juga selanjutnya perkembangan BB-nya akan normal sesuai dengan pertumbuhannya. “Pada fase tertentu, ada kecenderungan pertambahan berat badan bayi akan melambat.” Antara 1 sampai 6 bulan, pertambahan BB bayi terbilang cepat, “Tapi di atas 6 bulan, pertambahannya melambat. Ini terjadi hampir pada seluruh bayi. Salah satu penyebabnya, karena pada tahap ini biasanya bayi sudah lebih banyak bergerak dan pertumbuhannya mengarah ke pertinggian badan.”

Bila pertambahan BB bayi di usia 6 bulan, misalnya, menjadi tidak normal alias tidak bertambah atau malah berkurang, “Perlu dilihat penyebabnya,” terang Alinda. Mungkin ada penyakit yang bersarang di tubuhnya semisal penyakit infeksi terutama TBC dan diare. “Penyakit membuat nafsu makan anak berkurang dan akhirnya BB-nya tak mau naik.”

Baca Juga:  Seputar Keringat dan Bau Badan secara Medis

Selain itu, bayi kurus juga bisa mengindikasikan kekurangan gizi. Ini umumnya karena kebiasaan di keluarga di mana kadang ibu tak cermat memberi nutrisi yang tepat untuk bayi. Padahal,bayi perlu asupan nutrisi yang seimbang. Bisa juga karena si bayi bosan dengan makanan yang itu-itu saja dan akhirnya emoh makan.”Di sisi lain, kondisi psikis bayi menentukan pula keinginannya untuk makan. Kalau ia merasa tertekan karena sering dipaksa, misalnya, bisa saja nafsu makannya berkurang.”

“Bila terlalu kurus, segera konsultasi ke dokter.”

Soalnya, lanjutnya, “Untuk mengembalikannya menjadi normal kita harus melihat apa yang menjadi sebabnya.” Bila karena penyakit, harus disembuhkan dansambil menyembuhkan penyakitnya, kita pun harus melakukan konsultasi gizi untuk mengetahui gizi yang tepat bagi bayi.

KIAT MENGATASI

Jika memang penyebabnya karena penyakit, tak ada cara lain, si penyakit harus disembuhkan secara total. Pada saat yang sama pula, bayi diberi nutrisi yang cukup agar ia tidak jadi kurus. Sebab, jika bayi kena infeksi dan dibiarkan tanpa ada tindakan tepat hingga akhirnya menimbulkan masalah kekurangan gizi, misalnya, bakal sulit meningkatkan BB-nya. Penanganannya pun akan menjadi lebih kompleks.

Ciri-ciri bayi malnutrisi, jelas Alinda, bisa dilihat dari fisiknya. “Bila parah hanya tinggal kulit dan tulang saja.” Pemberian gizi tidak hanya satu segi saja, tetapi harus seimbang antara pemberian protein, karbohidrat, lemak, kalori, dan vitamin. Sumbernya pun tidak harus yang mahal, lebih baik dari yang murah. “Seperti protein, tak harusdari hewani saja. Dari nabati pun bisa. Misalnya anak diberitahu dan tempe.” Sumber : dr. Alinda Rubiati, Sp.A, via www. balita-anda.com

Sumber : bayidananak.com

Print Friendly
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

  1. eni

    anak saya sudah berumur 13 bulan & berat badannya 8,5kg, dia lahir dengan berat badan 3,5kg.menurut informasi yg sy dapat bayi yg sudah berumur 1 thn berat badannya harus 3X lipat pd saat ia baru lahir.
    yg ingin sy tanyakan apakah berat badan putri sy masih bisa terbilang normal?
    anaknya sangat aktif,dan nafsu makannya pun normal.sayur ,ikan,daging,tahu & tempe selalu sy berikan & ASI di bantu dengan susu formula tetapi berat badannya tak jg naik? apakah penyebabnya dan bagaimana cr mengatasinya?

    1. LIA

      Anak saya berusia 10 bulan dengan berat badan 7,5Kg, termasuk kuruskan?…sebelumnya saya memberikan asi eksklusif selama 6bln dilanjutkan dengan makan tambahan,,klau soal makan anak saya termasuk lahap perkembangan motoriknya jg bagus,,tp mengapa anak saya kurus yaa…bantu saya donk…

      1. dr. Vanny Bernadus

        @lia, untuk Bayi Usia 10 bulan dikatakan kurus sekali pun tidak. Harus disesuaikan juga dengan berat badan saat lahir Dan genetic. Apabila Bayi ibu aktif, motorik Dan sensoriknya baik Dan ASI exclusive maka daya tahan tubuhnya Akan baik. Coba variasikan makanan Bayi anda Dan sering kwan frekuensinya 4-5 Kali sehari, bila ASI anda masih Ada bisa berikan ASI. Cari makanan favorite Bayi anda, mungkin dengan makanan favorite Nya makannya Akan semakin lahad. Trims

    2. ima

      Your Comment *anak sy usia 13bln jln 14 bln bb’a msh 7.3kg wktu lahir prematur bb 2300kg..itu termasuk kurus ya dok..nafsu makan dan susu formula baik..bagaimana ya dok..

  2. Pingback: Kucing Tergemuk di Dunia Akhirnya Mati Karena Kelebihan Berat Badan | RuangKabar.com

  3. Agung Wibawanto

    Dok anak saya umur 18 bln bb 8 kg waktu blm sakit kemaren hbs sakit diare sekarang beratnya 7,3 kg kurus bgt dok udah mulai mau mkn dikit-dikit dok anaknya aktif gmn solusinya dok supaya anak saya bisa gemuk trimakasih.

    1. dr. Vanny Bernadus

      @agungw,
      anda bisa variasikan pola makannya, agar nafsu makannya bertambah. Trims

  4. wulan

    dok anak saya baru lahir BB 2,2 kurang dari normal anak baru lahir,pertama dikasih susu formula bblr sgm itu muntah terus dan akhirnya asi saya keluar bayi saya minum asi juga mual sampek umur 3 blan dan setelah itu saya periksakan kedokter anak katanya infeksi usus,dan ganti susu NAN PH-pro 1 tidak muntah tapi berat bandanya masih tidak normal ,apa yang harus saya lakukan dok ?

    1. dr. Vanny Bernadus

      @wulan, bila ada infeksi usu, anda harus rutin kontrol dr. spesialis anak. Trims

  5. dr. Vanny Bernadus

    @Ima
    Bila semuanya baik maka anda tidak perlu khawatir. Anak dengan BBLR tentu berat badannya jangan dibandingkan dengan anak yg lahir dengan berat badan cukup..Trims

  6. vitry

    Dok anak saya udah 3thn 6bln tpi bb cuma 11kg.makannya seperti biasa minum susu juga tpi bbnya lama untuk naik..udah prnh konsultasi k dokter.cma dikasih vitamin tpi nggak ad efeknya..mmg sih anak saya lahir dgn bb 2,3kg.mohon bantuannya dok.

    1. Dokter Eko B

      Selamat malam Vitry
      sebaiknya jangan memberikan susu sebelum anak menghabiskan makanan nya
      karena susu membuat anak kenyang tetapi gizi nya tidak dapat menyamai makanan padat
      untuk mengejar berat badan dapat diberikan makanan yang banyak mengandung lemak misal makanan bersantan (lodeh, opor, kolak), atau mentega, misal dioles pada roti, atau dicmpur pada nasi panas
      bila berat badan tidak kunjung naik silakan diperiksakan ke Dokter SP anak, untuk dicari adakah penyakit TB
      terima kasih

  7. tdomf_d538b

    Dok anak saya usia 3 bulan .. berat badannya 4,9kg .. berat sewaktu lahir 2,6 kg .. ap pertumbhan berat badan ny termasuk baik ato kurang baik dok ?

    1. Dr. Yulia Evita

      selamat malam,
      dari kurva termasuk baik.
      pertahankan minum ASI hingga usia 6 bulan.
      terimakasih

Leave a Comment

Isi Angka Dibawah Untuk Menghindari Spam *