Berapa Banyakkah Peluang Hidup Bayi yang Terlahir Secara Prematur?

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan menyebutkan jika normalnya, ibu hamil akan melakukan proses persalinan pada saat usia kehamilannya mencapai 38 atau 42 minggu. Sayangnya, karena kondisi kehamilan tertentu, bayi bisa saja mengalami berbagai masalah layaknya kelahiran bayi yang jauh lebih awal dari tanggal prediksi atau yang disebut sebagai kelahiran bayi yang prematur. Sebuah pertanyaan pun muncul, jika bayi terlahir saat usia kandungannya belum tujuh bulan, yang berarti ada sebagian sistem yang ada di tubuhnya belum benar-benar sempurna. Seberapa besarkah peluang bayi prematur ini untuk bisa bertahan hidup?

doktersehat-sifilis-kongenital-bayi-Harlequin-Ichthyosis-mikrosefali

Pakar kesehatan spesialis anak dari RS Evasari Jakarta Pusat bernama dr. Darmady Darmawan menyebutkan jika saat usia kehamilan sudah mencapai 24 minggu, bayi sebenarnya sudah memiliki organ dan berbagai sistem yang utuh sehingga bisa bertahan hidup layaknya bayi-bayi pada umumnya. Hanya saja, bayi memang masih membutuhkan waktu untuk menyempurnakan organ-organ dan berbagai sistem yang ada dalam tubuhnya.

Menurut dr. Darmady, bayi yang terlahir secara prematur biasanya memiliki daya tahan tubuh yang sangat rendah dan juga perkembangan yang belum benar-benar sempurna. Dalam beberapa kasus, kadangkala bayi yang terlahir secara prematur juga memiliki resiko cacat, mengalami anemia, hingga terkena infeksi berulang kali. Karena alasan inilah banyak dokter yang melakukan penanganan yang khusus dan intensif pada bayi yang terlahir prematur agar bisa bertahan hidup dan tumbuh dengan normal.

Sebagian bayi yang terlahir prematur ditempatkan dalam ruang khusus layaknya inkubator agar parunya bisa benar-benar sempurna dan mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan agar tubuhnya bisa berada dalam kondisi yang normal. Melihat adanya fakta ini, bayi yang terlahir prematur memang akan membutuhkan penanganan yang tentu akan memakan biaya jauh lebih besar jika dibandingkan dengan bayi yang terlahir secara normal.