Berapa Banyak Darah yang Keluar Saat Menstruasi?

DokterSehat.Com– Menstruasi adalah hal yang wajar terjadi pada setiap kaum hawa. Normalnya, fase ini akan muncul sekali dalam sebulan meskipun memang ada beberapa wanita yang memiliki siklus lebih cepat atau lebih lambat. Saat menstruasi ini tiba, cukup banyak kaum hawa yang mengalami suasana hati yang tidak menentu. Tak hanya membuat mereka menjadi lebih sensitif, perubahan suasana hati ini juga akan membuat mereka tidak bisa melakukan aktifitas dengan maksimal. Sebenarnya, apa sajakah yang terjadi pada tubuh kaum hawa saat fase menstruasi ini tiba.

doktersehat-menstruasi-darah-datang-bulan-pantyliner-softex-pembalut-berenang

Pakar kesehatan di bidang herbal medik bernama dr. Prapti Utami, M.Si menjelaskan apa saja yang terjadi pada tubuh wanita saat sedang menstruasi. Berbagai hormon reproduksi ternyata memiliki peran besar bagi siklus menstruasi ini. Tak disangka, perubahan keseimbangan hormon bisa membuat berbagai masalah pada tubuh kaum hawa layaknya kram perut yang dipicu oleh kontraksi pada otot rahim.

Selain akan mengalami kram perut atau perubahan suasana hati, kaum hawa juga bisa mengalami kehilangan darah dalam jumlah yang cukup banyak, yakni sekitar 10 hingga 80 ml untuk setiap fase menstruasi. Sebuah penelitian sendiri menyebutkan bahwa rata-rata kaum hawa akan kehilangan 35 ml darah dalam satu siklus menstruasi. Banyaknya jumlah darah yang keluar inilah yang membuat kaum hawa terkadang mengalami keluhan seperti tubuh yang lemas dan pusing pada kepala.

Jika seorang wanita mengalami kehilangan darah yang cukup banyak sehingga membuat mereka pusing atau lemas, ada baiknya mereka mulai mengkonsumsi makanan yang lebih bergizi dan kaya akan vitamin. Jika perlu, kaum hawa juga bisa mengkonsumsi suplemen penambah darah. Hanya saja, jika kondisi tubuh saat menstruasi tiba terasa sangat tidak sehat dan bahkan membuat wanita tidak bisa beraktifitas, ada baiknya segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter karena bisa jadi hal ini disebabkan oleh masalah kesehatan yang jauh lebih serius.