Benarkah Vaksin Malaria Dapat Sembuhkan Tumor Ganas?

DokterSehat.Com – Malaria merupakan penyakit infeksi yang ditularkan dengan perantaraan nyamuk anopheles. Penyakit ini, telah berkembang secara sporadik keseluruh penjuruh dunia, dan berdasarkan sejarah malaria telah menjangkiti manusia selama lebih 5000 tahun.



Sekelompok ilmuan dari Denmark baru-baru ini tidak sengaja menemukan hasil bahwa vaksin malaria berpotensi memiliki efek samping terhadap tumor ganas.

Dalam upaya untuk mencegah infeksi tertentu, para ilmuwan dari University of Denmark membuat pengamatan yang luar biasa. Mereka menemukan karakteristik serupa antara tumor dan plasenta, dan kemudian menguji teknik malaria yang menyerang dan menghancurkan plasenta.

Plasenta adalah organ, yang dalam beberapa bulan tumbuh dari hanya beberapa sel ke organ seberat sekitar 2 pon, dan menyediakan embrio dengan oksigen dan makanan di lingkungan yang relatif asing. Dalam cara berkembang, tumor melakukan banyak hal yang sama, mereka tumbuh secara agresif di lingkungan yang relatif asing, kata penulis studi Ali Salanti dalam sebuah pernyataan.

Penelitian ini setidaknya butuh empat tahun sebelum diuji ke tubuh manusia, dan peneliti berharap hal ini adalah sebuah kemajuan yang signifikan dalam pengobatan kanker. Namun, karena protein yang mereka gunakan melekat pada karbohidrat yang hanya ditemukan di plasenta dan kanker tumor, karakteristik penyelamat hidup ini akan membuat pengobatan terlalu berbahaya untuk wanita hamil.

BACA JUGA : Tujuh Cara Meningkatkan Kinerja Otak