Benarkah USG Bisa Menyebabkan Bayi Autis?

doktersehat-hamil-usg-kehamilan-konsultasi

DokterSehat.Com– USG adalah salah satu cara yang paling sering digunakan untuk memeriksa kondisi janin. Peneliti telah lama mempelajari hubungan antara USG dengan kondisi kesehatan janin. Benarkah USG dapat menyebabkan autisme pada bayi?

Hubungan antara USG dengan kesehatan janin

Banyak penelitian yang mencari tahu hubungan antara proses USG selama kehamilan dan dampaknya yang menyebabkan bayi mengalami autis. Hal ini dipicu oleh meningkatkan penggunaan USG sebagai pemeirksaan kehamilan dan meningkatnya angka diagnosis autisme pada anak yang memicu pertanyaan apakah keduanya saling terkait.

Dilansir dari Scientific American, sebuah penelitian terkini memeriksa hubungan antara USG yang dilakukan ibu pada trimester pertama atau kedua kehamilan dan perkembangan gangguan spektrum autisme. Dalam penelitian yang dilakukan dengan menganalisis catatan medis dan rincian USG lebih dari 400 anak yang lahir di Boston Medical Center menemukan bahwa tidak ada peningkatan jumlah durasi USG pada anak yang mengalami autisme.

Selain itu justru kelompok anak yang mengidap autisme diketahui jarang terpapar USG pada masa trimester pertama dan kedua kehamilan. Dari hasil penelitian ini para ahli menyimpulkan bahwa anggapan gelombang USG dapat memengaruhi janin dan organ tubuh janin lainnya hingga menyebabkan autisme pada bayi tidak cukup kuat.

Namun pada penelitian lain yang diterbitkan di JAMA Pediatrics, ditemukan bahwa anak-anak dengan autisme ternyata terpapar USG lebih lama dan lebih besar dari kelompok kontrol. Perbedaan USG pada setiap anak ini kemungkinan disesuaikan dengan kondisi dan posisi janin di dalam rahim.

Menanggapi hal tersebut, Sara Jane Webb, profesor psikiatri dan ilmu perilaku di University of Washington dan salah satu penulis editorial di JAMA Pediatrics menyebutkan bahwa ia tidak yakin kedalaman gelombang USG dapat menjadi perhatian.

“Kami pikir mungkin ada janin yang rentang pada autisme karena faktor genetik dan faktor lingkungan, namun penelitian ini tidak memberikan dukungan tambahan untuk USG menjadi penyebab tunggal autisme,” tutupnya.