Benarkah Uban Bisa Membuat Kepala Gatal?

DokterSehat.Com – Salah satu penanda seseorang sudah mulai menua adalah munculnya helaian rambut putih yang kita kenal sebagai uban. Meskipun munculnya uban ini sangatlah wajar terjadi, dalam realitanya cukup banyak orang yang tidak percaya diri dengan keberadaannya, apalagi jika uban sudah mulai muncul pada rambut saat usia kita masih muda. Tak hanya mengganggu penampilan, uban disebut-sebut juga bisa menyebabkan kepala mudah terasa gatal. Apakah hal ini benar adanya?



Pakar kesehatan dr. Pandu Pradana, Sp.KK menyebutkan bahwa uban ternyata tidak akan memicu rasa gatal, apalagi kepala pusing. Hal ini ternyata hanyalah mitos belaka. Menurut pakar kesehatan spesialis kulit dan kelamin yang berasal dari Bamed Skin Care di Jakarta ini, pertumbuhan uban ternyata sama saja dengan rambut biasa. Hal ini berarti, uban tidak akan mempengaruhi kondisi kulit kepala atau bahkan memicu sakit kepala. Yang membedakan pertumbuhan uban dengan rambut biasa adalah kondisi pigmentasi pada rambut dimana uban cenderung memiliki warna yang lebih cerah dibandingkan dengan rambut biasa.

Menurut dr. Pandu, ada cukup banyak penyebab mengapa seseorang beruban, apalagi jika uban ini muncul pada usia yang masih muda. Memang, faktor utama dari penyebab uban ini adalah bertambahnya usia seseorang, namun, faktor genetik atau penurunan pigmentasi pada rambut juga bisa memicu hal ini.

Karena dianggap sebagai pemicu gatal-gatal, banyak orang yang memilih untuk mencabuti uban ini. Padahal, menurut dr. Pandu, hal ini sebaiknya tidak dilakukan karena beresiko menyebabkan folikel rambut mengalami kerusakan permanen. Sebagai informasi, folikel rambut adalah tempat bagi rambut akan tumbuh pada permukaan kulit kepala. Jika folikel rambut ini rusak, maka tidak akan ada lagi rambut yang tumbuh dan hal ini bisa memicu penipisan rambut. Tak hanya itu, kerap mencabuti rambut justru bisa membuat kepala kita pusing.