Benarkah Susu Unta Memang Bisa Mengatasi Diabetes?

DokterSehat.Com– Mengingat unta bukanlah hewan yang umum ditemui di tanah air, kita tentu tidak akan mudah menemukan susu unta. Namun, cukup banyak masyarakat Indonesia yang pernah mengkonsumsi susu unta setelah melakukan ibadah umroh atau naik haji karena bisa membelinya di Jazirah Arab sana. Yang menarik adalah, tak hanya memiliki rasa yang nikmat, susu unta ini disebut-sebut memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh, mencegah datangnya beberapa penyakit, dan mengatasi diabetes. Apakah hal ini benar adanya?

Becks

Melihat adanya informasi tentang manfaat susu unta ini, pakar kesehatan dan diet yang berasal dari Pusat Medis di Ohio Werner State University bernama Lori Chong pun melakukan penelitian pada susu unta. Dari penelitian tersebut, diketahui bahwa susu unta ternyata memang lebih mudah dicerna oleh tubuh manusia dan mampu meningkatkan produksi berbagai enzim antioksidan. Dengan meningkatnya berbagai enzim antioksidan ini, maka tubuh pun akan mengalami penurunan tekanan oksidatif yang bisa menyebabkan penyakit.

Dalam penelitian tersebut, Chong menyebutkan bahwa minum susu unta secara rutin bisa membuat tubuh akan meringankan kondisi autisme, kanker, atau bahkan diabetes. Bahkan, menurut penelitian yang hasilnya kemudian dipublikasikan dalam jurnal berjudul Diabetes Research and Clinical Practice, disebutkan bahwa susu unta ini memang sangat direkomendasikan bagi para penderita diabetes tipe 1.

Mengapa susu ini sangat direkomendasikan? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa layaknya susu kambing, susu dari hewan padang pasir ini kaya akan kandungan A2 beta kasein namun rendah kandungan lemak jenuh dan lemak total. Susu unta juga rendah kolesterol dan karbohidrat meskipun jumlah kalori totalnya sebenarnya tidak berbeda jauh dengan susu kambing atau susu sapi.

Baca Juga:  Pertolongan Pertama Atasi Perdarahan

Kelebihan lain yang bisa kita dapatkan dari susu unta adalah kandungan zat besi dan vitamin C-nya yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dari susu sapi.