Benarkah Susu Bisa Menyebabkan Gemuk?

DokterSehat.Com – Salah satu hal yang sangat dipercaya oleh masyarakat adalah susu bisa membuat seseorang menjadi lebih gemuk. Tak percaya? Banyak orang yang cenderung memiliki tubuh yang kurus akan disarankan untuk banyak-banyak meminum susu. Susu sendiri dikenal luas sebagai minuman yang kaya akan kandungan kalsium dan vitamin D yang akan membantu kita menjaga kesehatan tulang kita. Sayangnya, dalam realitanya, susu yang disediakan di toko-toko ternyata memiliki banyak kandungan gula dan bahan tambahan lainnya yang ternyata juga berimbas pada kenaikan berat badan. Jika kita mau mencermati, label kandungan gizi yang terpampang pada kemasan susu layaknya susu kental manis juga memiliki kandungan lemak yang cenderung sangat besar.

doktersehat-wanita-obesitas-meningkat

Adanya kandungan lemak ini dianggap sebagai sebuah antisipasi jika kita tidak memenuhi asupan lemak secara cukup dalam sehari sehingga akan dipenuhi oleh konsumsi susu ini. Sayangnya, asupan lemak kini justru telah menjadi asupan yang cenderung mudah untuk dipenuhi setiap hari sehingga pada akhirnya konsumsi susu pun bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan. Hal ini tentu akan menjadi dilema bagi kita yang tetap ingin mendapatkan kandungan gizi yang baik dari susu namun tidak ingin menaikkan berat badan, bukan?

Kita tidak perlu menghilangkan susu sebagai asupan harian kita jika kita tidak ingin mengalami kenaikan berat badan secara signfikan. Susu memiliki banyak sekali kandungan baik yang tentu akan sayang untuk kita lewatkan, apalagi pada asupan vitamin, mineral, hingga kalsiumnya yang cenderung cukup tinggi. Andai kita ingin tetap bisa meminum susu tanpa khawatir mengalami kenaikan berat badan dengan signifikan, kini banyak produsen susu yang juga memberikan pilihan berupa susu rendah lemak. Tak perlu khawatir tentang rasa, banyak produk susu rendah lemak yang juga sudah memiliki rasa yang nikmat dikonsumsi setiap hari namun tidak meninggalkan banyak kandungan baik yang bisa menyehatkan tubuh kita.