Benarkah Sering Masturbasi Bisa Membuat Pria Sulit Untuk Membangun Otot?

DokterSehat.Com – Masturbasi adalah hal yang sangat normal dilakukan oleh pria. Memang, masturbasi dilakukan untuk memberikan kepuasan seksual secara solo, namun, bagi pakar kesehatan hal ini ternyata bisa memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Sayangnya, sebagian pria menyebutkan jika masturbasi mungkin bisa menjadi hal yang buruk andai pria ingin membangun otot agar tubuhnya menjadi lebih bugar dan kekar. Apakah hal ini benar adanya?

doktersehat-kesuburan-pria-paracetamol-viagra-overdosis

Sebuah acara kegiatan olahraga yang bernama Channel Fitness Picture Fit menyebutkan jika pria yang banyak bermasturbasi akan membuat mereka kehilangan banyak hormone testosterone pada saat melakukan ejakulasi. Sebagai informasi, testosterone termasuk dalam hormone androgenic yang memiliki peran besar pada pembangunan otot. Adanya teori ini tentu membuat banyak pria berpikir jika semakin sering mereka bermasturbasi, maka mereka akan kehilangan lebih banyak hormone androgenic dan akan semakin sulit membangun otot.

Munculnya teori ini juga membuat pakar kesehatan melakukan penelitian yang hasilnya dirilis oleh jurnal Archives of Sexual Behaviour. Penelitian ini menyebutkan jika pria yang tidak melakukan aktivitas seksual sama sekali, termasuk diantaranya adalah melakukan masturbasi dalam seminggu, akan memiliki kadar testosterone yang cukup tinggi meskipun hanya dalam waktu yang sementara. Sayangnya, setelah sepekan, kadar testosterone ini kembali turun pada tingkat awal tanpa diketahui sebabnya. Bahkan, andai pria tidak melakukan aktifitas seksual selama tiga minggu, maka kadar hormone testosteronnya sedikit lebih tinggi dari biasanya meskipun saat mereka kembali melakukan rutinitas seksual, kadar hormone ini langsung kembali secara normal.

Yang menarik adalah, National Center for Biotechnology Information menyebutkan jika saat pagi hari, pria akan memiliki kadar hormone testosterone yang lebih tinggi dari biasanya dan berolahraga pada waktu tersebut akan mencegah menurunnya hormone ini dengan signifikan, meskipun Ia akan melakukan aktifitas seksual seperti biasanya. Hal ini berarti, ada kemungkinan besar anggapan bahwa bermasturbasi akan membuat kita sulit membangun otot tidak benar adanya. Meskipun begitu, ada baiknya memang kita tidak terlalu sering melakukannya karena bisa berpengaruh buruk bagi kualitas kehidupan seksual.