Benarkah Sering Ejakulasi Bisa Menurunkan Kanker Prostat?

DokterSehat.Com – Ada sebuah anggapan yang dipercaya oleh masyarakat yang menyebutkan jika pria kerap melakukan ejakulasi, maka Ia akan menurunkan resiko kanker prostat secara signifikan. Beruntung, anggapan ini ternyata didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Boston University of Public Health. Dari penelitian ini, diketahui bahwa pria dewasa yang rutin mengalami ejakulasi ternyata memang bisa semakin menurunkan resiko kanker prostat.

doktersehat-kesehatan-penis-obat-oles-Priapismus

Penelitian yang sudah dilakukan selama 18 tahun ini menunjukkan fakta dimana pria dewasa dengan rentang usia 20 hingga 29 tahun yang rutin mendapatkan ejakulasi setidaknya 21 kali atau lebih setiap bulannya, akan mengalami penurunan resiko terkena kanker prostat hingga 19 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan pria yang hanya mengalami ejakulasi sebanyak 4 hingga 7 kali setiap bulannya. Bahkan, pria dengan usia sangat dewasa dengan rentang 40 hingga 49 tahun yang mendapatkan ejakulasi 21 kali setiap bulannya juga bisa menurunkan resiko terkena kanker prostat hingga 22 persen.

Pakar kesehatan yang juga penulis penelitian ini bernama Jennifer Rider, Sc, D, MPH, menyebutkan jika meskipun faktanya terlihat menggembirakan, para peneliti masih membutuhkan studi yang lebih mendalam untuk mempalajari kaitan antara ejakulasi dan resiko kanker prostat. Namun, beliau menduga jika dengan kerap mendapatkan ejakulasi, maka bagian prostat lebih sering “dibersihkan” sehingga resiko untuk mengalami perkembangan tumor pun akan semakin menurun.

Menurut Rider, untuk mendapatkan ejakulasi, pria tak harus melakukan hubungan intim dengan pasangannya. Sebagaimana diketahui, banyak pria yang melakukan masturbasi untuk mendapatkan ejakulasi atau sensasi seksualitas lainnya. Hanya saja, Rider berpesan bagi para pria untuk melakukan masturbasi dengan seperlunya saja dan jangan sampai kecanduan karena bisa berimbas buruk bagi kepuasan seksualitasnya atau bahkan keharmonisan rumah tangga.