Benarkah Semakin Gemuk Seseorang, Semakin Mungkin Dirinya Menjadi Pelupa?

DokterSehat.Com – Tubuh yang gemuk atau kelebihan berat badan memang akan kurang baik bagi kesehatan tubuh kita. Selain bisa meningkatkan resiko terkena beberapa penyakit berbahaya, pakar kesehatan juga menyebutkan jika tubuh yang gemuk ternyata bisa membuat penurunan fungsi otak dengan signifikan. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-perut-diet-buncit-belly-jamu-galian-singset

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Cambridge yang melibatkan partisipan dengan kondisi kelebihan berat badan dan memiliki indeks BMI yang lebih besar dari 25 ternyata menunjukkan fakta mengejutkan dimana mereka akan cenderung memiliki nilai yang lebih rendah 15 persen jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan yang normal dengan indeks BMI lebih rendah dari angka 25 saat melakukan tes yang menguji daya ingat.

Salah satu pakar kesehatan yang ikut dalam penelitian ini, Lucy Cheke, Ph.D, menyebutkan jika meskipun para peneliti masih belum benar-benar menemukan kaitan antara indeks BMI yang tinggi dengan penurunan kinerja otak, diyakini bahwa ada kaitan erat antara kadar lemak dalam tubuh dengan kenaikan tingkat hormon insulin dan beberapa jenis hormon lain yang mempengaruhi kinerja otak. Bahkan, adanya lonjakan beberapa hormon ini diyakini mampu membuat gangguan pada pertukaran sinyal neuron pada otak yang tentu saja akan berpengaruh besar pada fungsi kognitifnya. Karena alasan inilah pakar kesehatan meyakini jika mereka dengan berat badan yang terlalu berat akan beresiko menjadi orang yang pelupa.

Oleh karena itu, banyak pakar kesehatan termasuk diantaranya adalah Lucy Cheke yang menekankan pentingnya program diet penurunan berat badan untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Tak hanya soal penampilan fisik yang lebih baik, resiko untuk mengalami penurunan kinerja otak juga bisa menurun sehingga kualitas hidup kita pun akan terjaga.