Benarkah Penderita Diabetes Tidak Boleh Makan Nasi?

DokterSehat.Com – Ada sebuah mitos yang kerap dipercaya oleh banyak orang dimana penderita diabetes atau diabetes sebaiknya tidak lagi mengkonsumsi nasi karena bisa memperburuk penyakitnya. Mereka beranggapan jika nasi memiliki indeks glikemik yang sangat tinggi sehingga bisa membuat kadar gula dalam darah penderita diabetes menjadi semakin tak terkendali dan pada akhirnya bisa memicu komplikasi yang sangat berbahaya. Sebenarnya, apakah memang penderita diabetes sama sekali tidak boleh makan nasi?

doktersehat-nasi-putih

Pakar kesehatan dan gizi bernama Rita Ramayulis menyebutkan jika salah satu pantangan yang harus dipatuhi bagi penderita diabetes adalah tidak mengkonsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik yang tinggi mengingat makanan ini bisa menaikkan kadar glukosa darah yang tentu sangat berbahaya. Namun, menurut beliau, sama sekali tidak mengkonsumsi nasi sepertinya bukan pilihan yang bijak. Hanya saja, penderita diabetes memang harus menata konsumsi nasinya sehari-hari dengan lebih bijak agar tidak mengganggu kesehatannya.

Dr. Ramayulis menyebutkan jika andai penderita diabetes mengkonsumsi nasi dengan semangkuk sayuran hijau, maka indeks glikemik nasi justru akan menurun sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi. Namun, jika kita mengkombinasikan nasi dengan kentang goreng balado, maka tentu hal ini akan membuat indeks glikemiknya akan meningkat dan berbahaya bagi penderita diabetes. Karena alasan nilah, penderita diabetes sebenarnya masih bisa mengkonsumsi nasi meskipun ada baiknya memang dikombinasikan dengan sayuran hijau layaknya sayur bening bayam atau lalapan timun yang lebih sehat.

Andai penderita diabetes ragu untuk mengkonsumsi nasi, maka ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar bisa memastikan apa saja yang aman untuk dikonsumsi. Selain itu, kita juga bisa mencari informasi dari internet mengenai kombinasi makanan apa saja yang akan aman bagi penderita diabetes agar tidak mengalami kekacauan kadar gula dalam darah yang tentu sangat berbahaya.