Benarkah Obat Parasetamol Bisa Mempengaruhi Kesuburan Pria?

DokterSehat.Com – Salah satu jenis obat yang banyak dipakai sebagai penurun panas saat demam atau menghilangkan rasa sakit adalah parasetamol. Parasetamol bahkan telah dijual dengan berbagai jenis merek di berbagai negara. Dibalik khasiatnya yang bisa meredakan sakit, baru-baru ini sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health menunjukkan fakta bahwa konsumsi parasetamol bisa berpengaruh pada kesuburan seorang pria. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-kesuburan-pria-paracetamol-viagra-overdosis

Salah seorang pakar kesehatan yang terlibat dalam penelitian ini, dr. Melissa Smarr, menyebutkan jika ada 501 pasangan yang dilibatkan menjadi partisipasi dalam rentang tahun 2005 hingga 2009. Para pasangan ini berasal dari negara bagian Michigan dan Texas, Amerika Serikat. Usia wanita yang terlibat pada penelitian ini sekitar 18 hingga 44 tahun dan pria yang ikut memiliki usia 18 tahun atau lebih. Semua partisipan diminta untuk memberikan sampel urin yang nantinya dianalisa oleh para pakar kesehatan.

Setelah meneliti sampel urin, diketahui bahwa tingkat parasetamol yang tinggi pada sampel urin pria bisa membuat kesuburannya menurun dan membuat wanita susah untuk hamil. Selain kadar parasetamol, diketahui ada faktor lain yang ikut menurunkan tingkat kesuburan pria, dari anilin yang merupakan bahan kimia testil yang dipakai untuk membuat karet, hingga gaya hidup yang buruk. Banyak partisipan laki-laki yang memiliki kadar tinggi parasetamol dalam urinnya, yakni lebih dari 73,5 ng/ml yang cenderung 35 persen memiliki tingkat kesuburan yang lebih buruk.

Jika kita menghitung kadar obat keseluruhan, urin pada partisipan wanita rata-rata memiliki lebih banyak kadar dan jenis obat yang terkandung. Namun, khusus untuk obat parasetamol, kaum hawa tidak memiliki resiko penurunan tingkat kesuburan layaknya pada laki-laki. Memang, hasil penelitian ini masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. Namun, Smarr menekankan kaum pria untuk mulai menurunkan konsumsi obat ini jika mereka ingin meningkatkan kemungkinan mendapatkan keturunan.