Benarkah Mitos Wanita yang Sedang Menstruasi Tidak Boleh Mandi Air Dingin?

DokterSehat.Com – Meskipun kedatangannya selalu ditunggu-tunggu setiap bulannya, dalam realitanya menstruasi bisa membuat berbagai masalah dalam tubuh wanita. Sebagai contoh, wanita bisa mengalami gejala pra-menstruasi yang akan membuat mereka merasakan nyeri luar biasa atau kram pada perutnya. Bahkan, banyak wanita yang mengalami perubahan mood yang signifikan tatkala fase menstruasi ini tiba. Selain berbagai masalah kesehatan tersebut, kaum hawa yang sedang mengalami menstruasi juga harus mematuhi beberapa mitos layaknya tidak boleh mandi dengan air dingin. Apakah mitos ini memang sesuai secara medis?

doktersehat-mandi-air-dingin

Pakar kesehatan menyebutkan jika mitos ini ternyata memang ada baiknya dituruti oleh para wanita. Menurut sebuah hasil penelitian, ada baiknya wanita yang sedang menstruasi menghindari mandi dengan air dingin hingga fase menstruasinya selesai. Alasannya? Mengingat kondisi tubuh wanita terasa sangat tidak karuan saat fase menstruasi dimana rasa nyeri atau kram perut kerap melanda, maka ada baiknya memang wanita menghindari hal-hal yang bisa membuat badan tidak nyaman. Padahal, mandi dengan air dingin diyakini bisa memberikan dampak lebih buruk bagi rasa nyeri atau kram tersebut.

Bayangkan saja andai wanita yang sedang mengalami kram saat menstruasi harus merasakan rasa nyeri yang lebih parah hanya karena mandi dengan air dingin secara rutin dua kali sehari. Tentu kondisi fisik dan psikisnya akan menjadi lebih buruk bukan? Karena alasan inilah pakar kesehatan sangat menyarankan wanita yang sedang dalam fase menstruasi untuk memakai air hangat saja untuk mandi. Selain bisa menenangkan pikiran, mandi dengan air hangat bisa membuat kram perut atau rasa nyeri juga akan sedikit berkurang.

Hanya saja, ada baiknya wanita yang sedang menstruasi tidak berendam pada air hangat karena kondisi menstruasinya tentu akan bisa membuat bathtub di kamar mandi menjadi tidak bersih sehingga bisa membuat mandi menjadi kurang nyaman untuk dilakukan.