Benarkah Mitos Tidur Siang Bisa Membuat Tubuh Gemuk?

DokterSehat.Com – Setelah kita makan siang, kita biasanya akan cenderung mengantuk sehingga ingin segera melakukan tidur siang. Meskipun bisa mengembalikan konsentrasi dan membuat tubuh menjadi lebih bugar saat bangun, banyak orang yang tidak ingin tidur siang setelah makan siang karena takut hal ini membuat tubuhnya gemuk. Apakah mitos tidur siang membuat kegemukan ini benar adanya?

doktersehat-tidur-siang-sehat-kreatif-kantor-kerja

Pakar diet dr. Grace Judio-Kahl ternyata membantah keras mitos tersebut. Memang, setelah makan siang, aliran darah pada tubuh cenderung fokus pada saluran pencernaan sehingga mengalami penurunan pada bagian otak. Hal inilah yang memicu rasa kantuk setelah tidur siang. Namun, tidur siang ini sama sekali tidak akan menimbulkan tumpukan lemak pada tubuh.

Menurut dr. Grace, alih-alih mempermasalahkan aktifitas tidur siang, kita justru harus lebih memperhatikan seberapa banyak asupan kalori yang kita konsumsi dan seberapa banyak energi yang kita gunakan andai tidak ingin mengalami kegemukan. Beliau berkata jika kebanyakan orang yang mengalami kegemukan ini disebabkan oleh kebiasaan mengkonsumsi asupan kalori yang terlalu banyak, termasuk saat makan siang, padahal energi yang digunakan tidak terlalu besar. Alhasil, sisa kelebihan kalori ini akhirnya disimpan oleh tubuh menjadi lemak yang memicu kegemukan.

Jika kita termasuk orang rutin melakukan aktifitas fisik, maka kita tidak perlu khawatir tidur siang bisa memicu kegemukan. Hal ini karena energi kita akan benar-benar digunakan untuk berbagai aktifitas dengan maksimal.

Daripada mempercayai mitos tidur siang bisa membuat masalah kegemukan, kita justru sebaiknya melihat manfaat tidur siang yang sudah dipelajari oleh berbagai penelitian kesehatan. Di dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences misalnya, kita bisa menemukan fakta bahwa tidur siang akan meningkatkan daya ingat, kreatifitas, dan juga suasana hati.