Benarkah Mitos Memotong Bulu Mata Bayi Bisa Membuatnya Lebih Lentik?

DokterSehat.Com– Terdapat banyak mitos yang dipercaya oleh orang tua dalam hal merawat atau membesarkan anak. Sebagai contoh, bayi sebaiknya kerap digunduli agar rambutnya bisa tumbuh dengan lebat. Selain itu, banyak pula orang tua yang kerap memotong bulu mata bayi karena ingin bulu matanya tumbuh lebih lentik sehingga membuat bayi terlihat lebih imut-imut saat dipandang. Sebenarnya, apakah hal ini benar adanya?

doktersehat-bayi-lahir-Infeksi-Cytomegalovirus

Pakar kesehatan spesialis anak Dr. dr. Rini Sekartini, Sp. A(K), menyebutkan bahwa memotong bulu mata bayi memang benar bisa membuat bulu matanya menjadi lebih lentik. Dari segi kesehatan sendiri, tidak ada masalah atau efek samping yang didapatkan setelah mencukur bulu mata bayi. Hanya saja, ada baiknya memang kita tidak mencukurnya hingga habis atau terlalu mepet pada kelopak mata. Pastikan untuk hanya memotong bulu mata bayi di ujung-ujungnya saja karena bulu mata ini juga memiliki fungsi mencegah masuknya kotoran atau benda asing menuju mata.

Untuk mencukur bulu mata bayi, dr. Rini menyarankan orang tua untuk melakukannya saat bayi sedang tertidur dengan lelap. Pada saat itu, bayi dalam kondisi yang tenang dan tidak melakukan banyak pergerakan sehingga tentu tidak akan ada resiko kecelakaan akibat dari penggunaan gunting tersebut. Jangan mencoba untuk mengguntingnya saat bayi masih dalam kondisi terjaga karena meskipun bayi terlihat tenang karena kita tidak bisa memprediksi apakah bayi akan melakukan gerakan secara tiba-tiba atau tidak. Jika kita tetap melakukannya, dikhawatirkan kita akan menyebabkan luka atau bahkan membuat cedera pada mata bayi yang tentu bisa sangat berbahaya.

Selain bulu mata, kita juga sebaiknya rutin memotong kuku bayi karena jika dibiarkan memanjang, bisa jadi kuku akan menyebabkan luka pada kulit tanpa sengaja saat bayi sedang bermain. Lakukan sesi pemotongan kuku bayi ini saat bayi sedang terlelap atau tenang demi mencegah munculnya luka.