Benarkah Mitos Ibu Dengan Payudara Kecil Hanya Memiliki ASI yang Sedikit?

DokterSehat.Com – Banyak ibu yang baru saja memiliki anak untuk pertama kalinya merasa khawatir karena memiliki ukuran payudara yang cenderung kecil. Mereka khawatir karena ukuran payudara ini membuat mereka hanya memproduksi ASI yang sedikit sehingga bayi pun akan terus merasa lapar atau mengalami gangguan perkembangan. Beruntung, menurut pakar kesehatan, hal ini hanyalah mitos belaka. Meskipun ibu hanya memiliki payudara berukuran kecil, mereka tetap bisa memproduksi ASI dengan cukup bagi kebutuhan buah hatinya.

doktersehat-asi-ibu-menyusui

Pakar kesehatan dr. Margareta Komalasari, SpA yang berasal dari Brawijaya Women and Children Hospital menyebutkan bahwa tidak ada hubungan sama sekali antara ukuran payudara dengan seberapa banyak produksi ASI seorang wanita. Menurut beliau, baik itu payudara dengan ukuran yang kecil maupun yang besar, semua mampu memproduksi ASI yang cukup dan berlimpah. Asalkan, sang ibu mengkonsumsi asupan bernutrisi setiap hari, dan didukung oleh suami, keluarga, dan teman-teman, serta terbebas dari stress.

Lantas, jika bukan ukuran payudara, apa yang paling menentukan produksi ASI pada ibu menyusui? Dr. Margareta menyebutkan bahwa hormon prolaktin-lah yang berperan besar dalam produksi ASI ini. Sayangnya, hormon prolaktin juga baru mampu bekerja dengan baik andai didukung oleh hormon oksitosin atau hormon cinta. Jika ibu merasakan bahagia, gembira, terbebas dari stress dan sakit, dan mendapatkan dukungan dari suami dan keluarganya, maka kadar hormon oksitosin akan tinggi sehingga produksi ASI pun akan melimpah.

Tak hanya memastikan ibu merasa bahagia dan terus mengkonsumsi makanan bergizi setiap hari, ada baiknya orang tua harus mempersiapkan diri sebelum melahirkan atau menyusui dengan baik dengan cara mendapatkan informasi sebanyak mungkin tentang menyusui dan berkonsultasi pada dokter. Jika hal ini dilakukan, maka ibu pun bisa memberikan ASI eksklusif bagi buah hatinya dalam 6 bulan pertama kehidupannya sehingga tumbuh kembangnya bisa maksimal dan anak pun tidak akan mudah jatuh sakit.