Benarkah Mitos Bayi Baru Boleh Keluar Dari Rumah Setelah 40 Hari?

DokterSehat.Com – Kelahiran bayi adalah salah satu saat yang paling membahagiakan bagi setiap orang tua. Bagaimana tidak, mendapatkan keturunan bisa menjadi pelengkap mahligai rumah tangga. Namun, kelahiran bayi juga bisa membuat banyak kebingungan bagi orang tua, khususnya jika bayi ini adalah yang pertama kali mereka dapatkan. Salah satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan oleh orang tua yang baru saja memiliki bayi adalah; kapan bayi boleh diajak keluar rumah untuk pertama kalinya?

doktersehat-bayi-lahir-Infeksi-Cytomegalovirus

Pakar kesehatan dr. Margaretha Komalasari SpA yang berasal dari RS Pusat Pertamina menyebutkan jika selama ini masyarakat mempercayai mitos yang menyebutkan bahwa bayi sebaiknya baru boleh dibawa keluar rumah setelah usianya mencapai 40 hari. Menurut mitos ini, daya tahan tubuh bayi masih belum sempurna hingga usia tersebut sehingga andai dibawa keluar rumah lebih awal, dikhawatirkan bayi bisa jatuh sakit. Menurut dr. Margaretha, mitos ini ternyata tidak benar adanya. Menurut beliau, saat bayi baru lahir pun sebenarnya tubuhnya sudah memiliki daya tahan tubuh.

Andai kita membawa bayi keluar sebelum usia 40 hari, hal ini sebenarnya tidak akan menjadi masalah besar bagi kesehatannya. Kita bahkan tidak perlu memberikan berbagai peralatan khusus apapun. Ajaklah bayi keluar rumah di pagi hari dan biarkan Ia menikmati paparan sinar matahari yang bisa membantu pertumbuhan tulangnya. Tak hanya itu, kita juga bisa menggendong bayi di taman atau tempat yang memiliki udara segar yang tentu sangat baik bagi kesehatannya.

Hanya saja, ada baiknya memang kita tidak membawa bayi di tempat-tempat yang ramai layaknya mall atau pasar. Di tempat-tempat ini tentu ada cukup banyak bakteri dan kuman yang berpotensi memicu infeksi pada bayi. Untuk hal ini, ada baiknya memang kita menunggu beberapa bulan terlebih dahulu sebelum membawa bayi ke tempat-tempat tersebut.

Baca Juga:  Kapankah Bayi Diperbolehkan Memakai Bantal Saat Tidur?

Tak hanya berhati-hati dalam membawa bayi keluar rumah, kita juga harus berhati-hati andai ada orang yang ingin menyentuh atau mencium buah hati kita. Pastikan orang yang ingin memegang bayi sudah mencuci tangannya sehingga bayi kita pun akan tidak mudah terkena paparan bakteri atau kuman penyebab penyakit.