Benarkah Mengoles Minyak Pada Pusar Bisa Menyembuhkan Berbagai Penyakit?

DokterSehat.Com – Ada sebuah anggapan yang dipercaya oleh sebagian masyarakat dimana jika kita mengoleskan minyak tertentu layaknya minyak castor atau minyak mustard pada pusar kita, maka berbagai macam penyakit layaknya sakit perut, nyeri lutut, hingga mata kering bisa disembuhkan. Apakah hal ini benar adanya?

doktersehat-selulit-perut-buncit-sindrom-cushing

Pakar kesehatan dr. Andi Khomeini, SpPD yang berasal dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkan bahwa anggapan ini ternyata tidak benar adanya. Dalam dunia medis sendiri, belum ada penelitian yang benar-benar membuktikan bahwa penggunaan minyak tertentu pada pusar bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Beliau bahkan menyebut anggapan ini termasuk dalam hoax di dunia kesehatan sehingga sebaiknya tidak dipercaya begitu saja.

Dalam realitanya, cukup banyak orang yang mengoleskan minyak, khususnya minyak angin pada perut atau pusarnya saat mereka mengalami masalah kesehatan layaknya sakit perut, mual-mual, hingga rasa nyeri. Bukannya menyembuhkan, penggunaan minyak ini biasanya bisa memberikan rasa nyaman sehingga tubuh pun akan merasa jauh lebih baik. Hanya saja, pastikan pula bahwa di sekitar perut tidak ada lecet-lecet atau luka terbuka karena jika luka ini terkena minyak, maka dikhawatirkan kita akan mengalami iritasi atau rasa perih pada kulit.

Pakar kesehatan yang kerap disapa dengan panggilan dr. Koko ini menyebutkan bahwa hingga saat ini, dunia kedokteran medis belum mengenal adanya pengobatan dengan cara memakai minyak yang dioles-oleskan di pusar meskipun dalam realitanya banyak dilakukan oleh masyarakat tanah air. Menurut beliau, konsep pengobatan ini memang dipercaya oleh masyarakat di sebagian negara di Asia karena adanya pemikiran bahwa pusar dijadikan jalan nutrisi pada saat kita berada dalam rahim ibu sehingga bisa dijadikan jalan pula untuk memberikan nutrisi atau kebaikan obat atau minyak tertentu dalam menyembuhkan penyakit. Sayangnya, hal ini sepertinya juga tidak benar adanya.