Benarkah Kopi Tanpa Ampas Lebih Baik Dari Kopi Biasa?

DokterSehat.Com– Kopi adalah salah satu minuman yang disukai oleh banyak orang di seluruh dunia. Cukup banyak orang yang mengkonsumsi kopi sembari berbincang-bincang dengan kawan atau keluarga, menyelesaikan pekerjaan, atau saat ingin mencari inspirasi. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, konsumsi kopi sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan karena bisa meningkatkan resiko terkena sakit kepala, diuresis, kecemasan, atau bahkan insomnia.

doktersehat-kopi-demensia

Yang menarik adalah, banyak orang yang percaya jika kita mengkonsumsi kopi tanpa ampas, maka kita tidak akan meningkatkan resiko berbagai masalah kesehatan tersebut. Apakah memang kopi tanpa ampas ini lebih baik dari kopi biasa?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa kopi ternyata memiliki senyawa bernama terpenoid. Andai kita menyaring kopi agar minuman ini tidak memiliki ampas, senyawa ini ternyata tetap saja akan ada pada kopi yang kita konsumsi. Hal ini berarti, kopi tanpa ampas sebenarnya masih sama saja dengan kopi biasa, hanya saja, mungkin tidak sepekat kopi yang tidak disaring.

Sebuah penelitian kesehatan dilakukan untuk mencari tahu perbedaan dari kopi biasa dan kopi tanpa ampas. Hasilnya adalah, kopi yang disaring ternyata tidak memiliki perbedaan yang signifikan jika dibandingkan dengan kopi biasa. Sebagai contoh, kedua kopi ini tetap saja mampu menaikkan kadar homosistein dan kolesterol dalam tubuh sehingga akan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung jika dikonsumsi secara berlebihan. Tak hanya itu, andai kita mengkonsumsi kedua jenis kopi ini setelah makan, penyerapan nutrisi layaknya mineral dan vitamin juga sama-sama terganggu.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kita tidak menganggap kopi tanpa ampas sebagai pilihan yang lebih baik dari kopi biasa. Memang, kopi bisa memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, ada baiknya kita tidak mengkonsumsi kopi secara berlebihan dan memberikan jeda  antara waktu meminum kopi dan setelah mengkonsumsi makanan agar berbagai nutrisi dari makanan bisa benar-benar diserap secara sempurna oleh tubuh.