Benarkah Kopi Bisa Menyebabkan Sakit Jantung?

DokterSehat.Com– Kopi adalah salah satu minuman yang disukai oleh sebagian besar masyarakat tanah air. Kopi sangat nikmat untuk dikonsumsi saat bercengkerama bersama dengan teman-teman atau keluarga, diminum di pagi hari demi menambah semangat sebelum bekerja, atau diminum saat kita kehabisan ide dan ingin menyegarkan pikiran. Sayangnya, ada mitos yang menyebutkan bahwa minum kopi bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan jantung. Apakah hal ini benar adanya?

doktersehat-kopi-coffee-kehamilan-preganncy-menurunkan-depresi

Pakar kesehatan dr. Siska Suridanda, Sp.KP (K) menyebutkan bahwa ada cukup banyak mitos yang dipercaya masyarakat tentang penyakit jantung dimana salah satunya adalah minum kopi bisa menyebabkan penyakit jantung. Sayangnya, menurut dr. Siska, mitos ini belum tentu benar adanya.

Mitos tentang minum kopi
Tingginya kandungan kafein di dalam kopi disebut-sebut bisa menyebabkan penyakit jantung, khususnya bagi penderita hipertensi. Menurut dr. Siska, mengkonsumsi kopi yang tidak pekat dan tidak yang dicampur gula atau susu dengan berlebihan sebanyak 1 atau 2 cangkir dalam sehari tidak akan memberikan efek bagi tekanan darah atau meningkatkan penyakit jantung. Hanya saja, jika kita memang memiliki masalah aritmia atau gangguan irama jantung, bisa jadi kafein pada kopi memang bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan jantung.

Orang kagetan punya penyakit jantung
Mereka yang mudah kaget dan langsung mengalami jantung berdebar-debar setelah dikejutkan disebut-sebut memiliki penyakit jantung. Padahal, hal ini tidak benar adanya. Jantung akan merespons kejutan dengan berdetak lebih cepat dari biasanya sehingga hal ini normal adanya.

Sesak pada dada adalah tanda dari angin duduk
Banyak orang yang berpikir jika sesak pada dada adalah tanda dari penyakit angin duduk yang tinggal diatasi dengan cara kerokan. Padahal, jika gejala seperti nyeri pada dada, sesak nafas, dan keringat dingin muncul, bisa jadi ini adalah tanda-tanda dari penyakit jantung yang sebaiknya segera diperiksakan ke dokter agar tidak berlanjut menjadi serangan jantung yang mematikan.