Benarkah Konsumsi Telur Bisa Menyebabkan Kolesterol?

DokterSehat.Com – Meskipun termasuk dalam makanan yang sehat dan kaya akan nutrisi, dalam realitanya, cukup banyak orang yang menuding telur sebagai makanan yang bisa meningkatkan resiko terkena penyakit jantung atau bahkan stroke. Hal ini disebabkan oleh adanya anggapan bahwa telur bisa membuat kadar kolesterol dalam tubuh naik. Padahal sudah menjadi rahasia umum jika masalah kolesterol tinggi memang bisa menyebabkan peningkatan resiko terkena kedua penyakit yang berbahaya tersebut. Sebenarnya, apakah anggapan ini memang benar adanya?

doktersehat-kuning-telur-kolesterol

Pakar kesehatan yang merupakan juru bicara dari Ahli Diet Australia bernama Lauren McGuckin menyebutkan jika memang benar jika telur memiliki kandungan kolesterol. Namun, jika kita mengkonsumsi telur ini secara rutin, pengaruh dari kolesterol ini pada darah sebenarnya tidak signifikan. Bagaimana tidak, kadar kolesterol jahat atau LDL yang ada dalam telur jumlahnya ternyata sangat kecil sehingga masih aman untuk dikonsumsi, asalkan dalam porsi yang wajar.

McGuckin juga menyebutkan jika telur ternyata tidak memiliki kandungan lemak jenuh atau lemak trans yang bisa memicu kenaikan kadar kolesterol dalam tubuh. Justru, makanan lain yang kerap kita konsumsi layaknya cokelat, keripik, kue, biskuit, hingga daging-dagingan justru memiliki lemak jenuh yang bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh kita. Sebagai informasi, jika kita kerap mengkonsumsi makanan yang kaya akan lemak jenuh, maka kita akan lebih mudah meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Untuk mengimbangi kadar kolesterol jahat tersebut, ada baiknya kita mulai mengkonsumsi makanan sehat dan berserat atau makanan yang kaya akan kadar kolesterol baik (HDL).

Lantas, darimanakah makanan yang kaya akan kadar lemak sehat? McGuckin menyarankan kita untuk mengkonsumsi kacang-kacangan atau biji-bijian, ikan dan alpukat. Selain itu, kita juga harus kerap mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya akan serat agar mampu menjaga kadar kolesterol di dalam tubuh.